Satlantas Polres Cirebon Kota Tutup 40 U-turn di Jalur Pantura

KOTA CIREBON – Koranprogresif.id – Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Cirebon Kota, Jawa Barat, memberlakukan penutupan 40 U-turn di sejumlah titik dan persimpangan di jalur arteri untuk mengurai kepadatan kendaraan. Sementara ada 10 U-turn tetap dibuka atau bersifat tentatif, tergantung pada kepadatan situasi lalu lintas pada mudik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025.
Kasatlantas Polres Cirebon Kota, AKP Ngadiman Mengatakan, ada beberapa U-turn yang akan tetap beroperasi jika arus kendaraan masih lancar. Apabila terjadi kepadatan pihak kepolisian akan segera menutupnya.
“Kami akan menutup sekitar 40an U-turn, Adapun untuk 10 titik U-turn atau kami buka, seperti di depan pom bensin tengah tani, Hotel aston, jika terjadi kepadatan kendaraan akan kami tutup,” kata Kepala Satlantas Polres Cirebon Kota Ngadiman di Cirebon, Jumat (21/3/2025)
Sementara itu, ada beberapa persimpangan utama yang akan kami buka agar mempermudah akses masyarakat yang ingin melintas.
“Untuk persimpangan simpang empat tetap kami buka, seperti kanggraksan, pemuda, terminal Harjamukti dan di jln rajawali akan tetap kami buka,” ujar Ngadiman.
Menurutnya, dibeberapa titik di Kota Cirebon menjadi lokasi rawan kemacetan, terutama menjelang puncak arus mudik.
“Rawan kemacetan tentunya titik-titik tersebut, terutama di Tengahtani, Kanggraksan. Titik pertemuan dari arah Kuningan, Kabupaten, dan Kota Cirebon itu menjadi titik trouble spot,” ungkapnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, kata dia, Satlantas Polres Cirebon Kota telah menyiapkan tim khusus yang telah disiapkan ke berbagai titik.
“tentunya sudah kami antisipasi, sudah dipersiapkan untuk titik-titik tersebut,” katanya.
Ngadiman menambahkan, bahwa tim urai kemacetan juga telah dibentuk dan dibagi menjadi 6 kelompok yang bertanggung jawab di masing-masing wilayah.
“Untuk mengatasi kemacetan baik di jalur pantura maupun di dalam kota, kami sudah membentuk dan akan menerjunkan tim urai yang kami bagi menjadi 6 BIT. Jadi masing-masing tim urai nanti standby ataupun bertanggung jawab di BIT-nya masing-masing,” tambahnya.
Dengan strategi ini, diharapkan kepadatan lalu lintas bisa segera teratasi.
“Apabila ada kepadatan di satu titik, cepat akan tertangani oleh tim urai yang kami siapkan,” tambahnya.
Untuk prediksi puncak arus mudik, Pihaknya juga telah memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Prediksi arus mudik yaitu puncak kepadatannya yaitu tanggal 27 dan 28. Untuk Sabtu besok, kemungkinan sudah ada peningkatan. Kami sendiri dari Polres Cirebon Kota, atau secara umum Polda Jabar, sudah melaksanakan KDD dari kemarin dan Sabtu besok. Minggu kami sudah bisa melakukan Operasi Ketupat,” tutupnya. (Roni)







