Hukrim

Balap Liar di Jalan Brigjen Darsono Cirebon, 97 Remaja dan 57 Unit Motor Diamankan Polisi

KOTA CIREBON – Koranprogresif.id – Kepolisian Resor Cirebon Kota berhasil mengamankan sebanyak 97 remaja yang diduga terlibat dalam aksi balap liar di Jalan Brigjen Darsono (Bypass), Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, pada Sabtu dini hari (19/7/2025).

Dari jumlah tersebut, 95 orang merupakan laki-laki dan 2 orang perempuan, dengan sebagian di antaranya masih berstatus di bawah umur.

‎Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, menjelaskan bahwa penindakan ini merupakan hasil dari laporan masyarakat yang masuk sekitar pukul 01.30 WIB. Merespons cepat laporan tersebut, personel kepolisian segera menuju ke lokasi.

‎“Ketika petugas sampai di lokasi, anak-anak sudah menutup jalan Pantura yang mengarah ke Jawa Tengah, tepatnya di Jalan Brigjen Darsono, dan bersiap untuk melakukan aksi balap liar. Ini bukan pertama kali. Aktivitas ini memang sudah sering dilakukan dan sebelumnya beberapa kali sempat kami bubarkan,” ujar Kapolres, (19/7/2025).

‎Kapolres menyebutkan telah berhasil mengamankan 57 unit sepeda motor, banyak di antaranya tidak dilengkapi STNK, serta mengalami modifikasi teknis yang tidak sesuai standar, seperti penggunaan ban kecil dan knalpot bising.

‎“Sebagian besar kendaraan tidak layak secara teknis. Selain tidak membawa surat kendaraan, kami menemukan modifikasi ekstrem seperti penggunaan ban kecil dan knalpot bising yang mengganggu ketertiban umum. Semuanya sedang kami periksa, dan akan kami tilang sesuai pelanggaran yang ditemukan,” sebutnya.

‎Motor-motor yang melanggar ketentuan akan ditahan selama satu bulan sebagai barang bukti. Sementara itu, para remaja juga dilakukan tes urine untuk memastikan apakah ada unsur penyalahgunaan narkotika.

‎Lebih lanjut, Kapolres menyatakan tidak ditemukan senjata tajam (sajam) di lokasi kejadian. Namun, kepolisian akan terus mewaspadai kemungkinan berkembangnya aksi balap liar ini ke bentuk kejahatan lainnya, termasuk perjudian.

‎“Jika nanti ada indikasi perjudian yang menyertai balap liar ini, tentu akan kami tindak secara hukum yang proporsional,” tegasnya.


‎Pihak kepolisian juga menginformasikan bahwa para pelaku sudah didata berdasarkan usia, antara yang sudah dewasa dan yang masih di bawah umur. Tindakan terhadap keduanya pun akan dilakukan secara berbeda, dengan memperhatikan aspek pembinaan.

‎“Kami akan memanggil orang tua dan pihak sekolah para remaja yang berhasil diamankan, khususnya bagi mereka yang masih di bawah umur. Nantinya akan ada pembinaan lanjutan, yang saat ini sedang kami rancang, termasuk berkoordinasi dengan dinas terkait,” tambahnya.


‎Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, Polres Cirebon Kota akan terus menggiatkan operasi malam hari dan memperkuat peran Tim Maung Presisi yang selama ini responsif terhadap laporan masyarakat.

‎“Tim ini akan terus kami tingkatkan kemampuannya, termasuk mengembangkan CB (cara bertindak) yang lebih efektif dan efisien untuk mengatasi balap liar. Kami juga akan menjalani kerja sama lebih erat dengan Pemkot Cirebon, termasuk dalam menyediakan kegiatan alternatif bagi remaja, seperti pertandingan olahraga dan kegiatan positif lainnya,” jelasnya.

‎Menurutnya, beberapa kegiatan olahraga dan pembinaan sosial sudah pernah dilakukan, namun perlu ditingkatkan dan disinergikan lebih lanjut antara kepolisian, pemkot, dan masyarakat.

‎“kami tidak hanya menindak, tapi juga mendorong pembinaan. Tujuannya agar anak-anak ini tidak kembali melakukan aktivitas yang mengarah pada kenakalan remaja atau bahkan kriminalitas,” pungkasnya. (Roni)

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock