Ketua DPD Hebitren Jakarta Timur, Hadiri Pelantikan DPW HISMINU DKI Jakarta

JAKARTA || Koranprogresif.id – Ketua DPD Hebitren Jakarta Timur, KH. Zaenul Muttaqin, S.E, M.Pd yang juga pimpinan Pondok Pesantren Qurrota A’yun, menghadiri acara Pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Himpunan Sekolah dan Madrasah Islam Nusantara (HISMINU) DKI Jakarta yang digelar di Pondok Pesantren Qurrota A’yun, Jakarta Timur, Minggu (26/10).
Acara tersebut juga dirangkaikan dengan seminar pemberdayaan UMKM dan ekonomi umat, hasil kolaborasi antara DPW HISMINU DKI Jakarta dan DPD Hebitren Jakarta Timur.
Dalam sambutannya, KH. Zaenul Muttaqin, S.E, M.Pd, selaku sohibul baitan (tuan rumah) dan sekaligus Ketua DPD Hebitren Jakarta Timur, menyampaikan ucapan selamat yang mendalam kepada pengurus HISMINU yang baru dilantik.

“Atas nama keluarga besar Pondok Pesantren Qurrota A’yun dan DPD Hebitren Jakarta Timur, kami mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan DPW HISMINU DKI Jakarta. Semoga HISMINU menjadi wadah yang kokoh dalam membangun pendidikan Islam Nusantara yang berakar pada nilai-nilai Aswaja, berdaya saing di era digital dan menjadi rahmat bagi seluruh umat,” ujar KH. Zaenul Muttaqin.
Beliau juga menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan Islam dan gerakan ekonomi umat, melalui penguatan UMKM berbasis pesantren.
“Pesantren dan madrasah tidak hanya mencetak generasi berilmu, tetapi juga harus menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat. Melalui kerja sama HISMINU dan Hebitren, kita ingin melahirkan santri dan guru yang mandiri secara ekonomi, berjiwa wirausaha, dan tetap berakhlak karimah,” tambahnya.
Seminar bertajuk “Penguatan UMKM dan Ekonomi Umat di Era Digital” menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi, pelaku usaha, dan tokoh pesantren.
Kegiatan ini menjadi ruang inspiratif bagi para pendidik, santri dan pelaku UMKM untuk mengembangkan potensi ekonomi berbasis spiritualitas dan kemandirian.
Acara pelantikan dan seminar turut dihadiri oleh para kiai, pimpinan madrasah, tokoh pendidikan, serta perwakilan pesantren se-DKI Jakarta.
Momentum ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional, meneguhkan kembali peran santri sebagai penjaga moral bangsa sekaligus motor kebangkitan ekonomi syariah.
Di akhir acara, KH. Zaenul Muttaqin mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi lintas lembaga dalam membangun kemandirian umat.
“Mari kita jadikan HISMINU dan Hebitren sebagai gerakan nyata membangun umat. Pendidikan yang kuat harus berjalan seiring dengan ekonomi yang mandiri. Dari pesantren, untuk peradaban,” tutupnya penuh semangat. (Red).











