Popkota Cirebon 2025 Resmi Dibuka, Libatkan 9.300 Atlet Pelajar Sekaligus Ajang Pencarian Atlet Berprestasi

KOTA CIREBON – Koranprogresif.id – Pekan Olahraga Pelajar Kota (Popkota) Cirebon Tahun 2025 resmi dibuka, peresmian tersebut ditandai dengan seremoni pelepasan balon ke udara yang sekaligus memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas). Persemian tersebut tersebut digelar di Stadion Bima Madya, Kota Cirebon, Kamis (6/11/2025).
Acara tersebut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kota Cirebon, Sutikno, mewakili Walikota Cirebon, Effendi Edo. Plt Kadispora,Edi Siswoyo (perwakilan penyelenggara), serta Ketua KONI Kota Cirebon, M. Handarujati Kalamullah, dan tamu undangan lainnya.
Popkota 2025 ini diikuti oleh 9.300 atlet pelajar dari jenjang SD, SMP hingga SMA, tersebar dari 96 sekolah yang akan memperebutkan 3200 medali yang telah disediakan oleh penyelenggara. Ajang ini dijadwalkan akan berlangsung mulai tanggal 6 hingga 28 November 2025, dan akan ada 766 kelas/nomor yang dipertandingkan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Kota Cirebon, Edi Siswoyo, menyampaikan bahwa ajang Popkota tahun ini mempertandingkan 29 cabang olahraga (cabor) yang terbagi di dua lokasi, yakni Kompleks Stadion Bima dan GCM (Grage City Mall).
“Untuk cabor yang diikuti ada 29, mulai dari anak-anak SD, SMP, hingga SMA. Pelaksanaannya dari tanggal 6 sampai 28 November. Untuk lokasi pelaksanaan nanti di dua tempat, yakni area Bima dan GCM Grage City Mall,” ujar Edi.
Edi menjelaskan, untuk cabang olahraga yang digelar di GCM difokuskan pada seluruh cabor beladiri, serta cabang tenis meja. “untuk cabor yang digelar di GCM nanti dari seluruh cabang olahraga beladiri dan tenis meja,” jelasnya.
Edi menambahkan, partisipasi atlet tahun ini meningkat cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya, di mana kecamatan Kesambi menjadi wilayah dengan jumlah peserta terbanyak, yakni sekitar 800 atlet.
”Dari seluruh peserta, tercatat wilayah kecamatan kesambi yang mengirimkan sekitar 800 atlet dengan peserta terbanyak,” tambahnya.
Ajang popkota ini menjadi wadah untuk pembinaan Bibit Atlet Menuju Porprov 2026 dan 2030
Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cirebon, Muhammad Handarujati Kalamullah, menyambut positif pelaksanaan Popkota 2025. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet muda menuju ke tingkat yang lebih tinggi.
“Walaupun sempat mundur waktunya, kami tetap menyambut baik penyelenggaraan POP Kota ini. Ini menjadi ajang penting untuk pembinaan bibit-bibit atlet kita ke depan,” ungkapnya.
Ia berharap, setelah Popkota 2025 ini, Dispora dan KONI Kota Cirebon dapat bersinergi dalam memetakan cabang olahraga unggulan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 dan Porprov 2030.
“Harapan kami pasca Popkota ini, pembinaan atlet bisa berlanjut secara berkesinambungan. Atlet-atlet berprestasi harus mendapatkan perhatian khusus agar bisa menjadi bagian dari kontingen Kota Cirebon di Porprov 2026 dan juga 2030 nanti,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan anggaran dan perhatian dari pemerintah daerah terhadap pembinaan olahraga pelajar. Dengan sinergi yang baik antara pemerintah, Dispora, dan KONI, diharapkan Cirebon mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat membawa nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional. (Roni)









