Posko Mudik Laskar Macan Ali Cirebon 2026 Dibuka, Sediakan Fast Charging Gratis untuk Mobil Listrik

KOTA CIREBON – Koranprogresif.id – Laskar Macan Ali (LMA) Nuswantara kembali mendirikan Posko Relawan Mudik Lebaran Idul Fitri 2026 di kawasan pertigaan Jalan Kalijaga, Pegambiran, Kota Cirebon.
Posko tersebut kembali didirikan dengan menyediakan berbagai bentuk fasilitas dan pelayanan bagi para pemudik yang melintas di jalur Pantura Cirebon. Pada tahun ini posko ini menyediakan fasilitas baru, berupa layanan fast charging gratis yang diperuntukkan bagi pemudik pengguna kendaraan listrik.
Panglima Tinggi Laskar Macan Ali, Prabu Diaz, mengatakan pendirian posko mudik ini sudah dilakukan selama sembilan tahun berturut-turut di lokasi yang sama.
“Sudah sembilan kali atau sembilan tahun kami mendirikan Posko Relawan Mudik Lebaran Idul Fitri di pertigaan Jalan Kalijaga Pegambiran ini,” ujarnya kepada wartawan, kamis (5/3/2026).
Prabu Diaz menjelaskan, setiap tahun pihaknya selalu menghadirkan fasilitas yang berbeda sebagai bentuk pelayanan kepada para pemudik. Pada tahun-tahun sebelumnya, posko mudik tersebut menyediakan berbagai fasilitas seperti hiburan gamelan, karaoke, layanan terapi pijat, hingga servis gratis kendaraan bermotor.
Untuk tahun ini, pihaknya menyiapkan fasilitas baru berupa fast charging bagi kendaraan listrik roda empat.
“Bagi pemudik yang membawa mobil listrik atau mobil baterai, silakan mampir ke posko relawan kami. Kami menyiapkan fast charging dan semuanya gratis, tidak dipungut biaya satu rupiah pun,” jelasnya.
Selain itu, posko mudik juga menyediakan berbagai layanan bagi pemudik, di antaranya makanan berbuka puasa dan sahur, tempat istirahat, ruang ibu menyusui, layanan kesehatan dan medis, serta dukungan logistik.
Tak hanya itu, Laskar Macan Ali juga menyiapkan tim khusus bernama Brigadir Motoris dan Pengawalan Macan Ali yang berjumlah sekitar 30 personel.
Tim tersebut nantinya bertugas membantu pemudik yang mengalami kendala di perjalanan, seperti tersesat, mengalami kerusakan kendaraan, atau membutuhkan pendampingan di jalan.
“Kami juga menyiapkan tim pengawalan bagi pemudik yang membutuhkan bantuan di perjalanan,” kata Prabu Diaz.
Ia menambahkan, posko mudik Laskar Macan Ali sudah memiliki banyak pemudik yang rutin singgah setiap tahun. Bahkan sebagian di antaranya sudah menghubungi panitia jauh hari sebelum perjalanan mudik.
“Banyak yang sudah menghubungi lewat WhatsApp, memberi tahu kapan mereka berangkat dan akan mampir ke Cirebon untuk beristirahat,” ungkapnya.
Berdasarkan catatan panitia, setiap tahun posko mudik tersebut dikunjungi sekitar 40 ribu hingga 60 ribu pemudik yang singgah untuk beristirahat.
Pada musim mudik tahun ini, pihaknya memprediksi jumlah pemudik yang singgah bisa mencapai sekitar 100 ribu pemudik.
“Kami berharap tahun ini jumlah pemudik yang mampir bisa lebih banyak lagi,” pungkasnya. (Roni)



