Ekonomi & Bisnis

Masuki H+1 Arus Balik Lebaran, Stasiun Cirebon Mulai Dipadati Penumpang 

‎Cirebon – Koranprogresif.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon mencatat telah melayani 189.350 penumpang selama 12 hari masa angkutan mudik Lebaran 2026, terhitung sejak 11 Maret hingga 22 Maret 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 74.839 penumpang diberangkatkan dan 114.511 penumpang tiba di wilayah Daop 3 Cirebon.

‎Hal tersebut disampaikan Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, yang menyebut tingginya mobilitas masyarakat selama periode mudik 2026.

‎Memasuki masa arus balik yang dimulai pada H+1, Senin (23/3/2026), jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Wilayah Daop 3 Cirebon sejumlah 12.068 dan kedatangan sejumlah 9.584 penumpang, data tersebut merupakan hasil pembaruan pada pukul 09.00 WIB.

‎Muhibbudin menjelaskan bahwa, lonjakan penumpang yang berangkat pada arus balik sudah mulai terlihat sejak Minggu (22/3/2026) dengan jumlah penumpang berangkat mencapai 13.748 orang.

‎”Angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama dalam perjalanan arus balik” ujar Muhibbuddin.

‎Berdasarkan pantauan per 23 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, tiket KA Jarak Jauh yang telah terjual pada masa angkutan Lebaran mencapai 76.487 tiket atau 75 % dari total kapasitas yang telah disediakan 102.300 tiket.

 

‎Sejumlah kereta api yang beroperasi dari wilayah Daop 3 Cirebon yaitu KA Gunung Jati relasi Semarang Tawang – Cirebon – Gambir PP, KA Cakrabuana relasi Purwokerto – Cirebon – Gambir PP, KA Ranggajati relasi Cirebon – Jember PP dan KA Kaligung relasi Cirebon Prujakan – Semarang Poncol serta Brebes – Semarang Poncol.

‎KAI Daop 3 Cirebon juga mengimbau kepada calon penumpang agar datang lebih awal ke stasiun guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama arus balik Lebaran.

‎”Kami menghimbau kepada calon penumpang menyediakan waktu yang cukup untuk perjalanan menuju stasiun keberangkatan agar tidak terlambat, mengingat kepadatan jalan raya pada arus balik Lebaran mulai meningkat,” kata Muhibbuddin.

‎Selain itu, setiap penumpang perlu memperhatikan barang yang akan dibawa. KAI telah memberlakukan aturan mengenai barang bawaan (bagasi) yang boleh dibawa masuk ke dalam kereta api.

‎Adapun aturan barang bawaan yang diterapkan adalah setiap pelanggan diperbolehkan membawa bagasi ke dalam KA dengan berat maksimum bagi tiap penumpang 20 kg. Volume maksimum 100 dm3 dengan ukuran dimensi maksimal 70 cm x 48 cm x 30 cm.

 

‎KAI mengimbau masyarakat untuk membawa barang secukupnya demi kenyamanan dan keselamatan selama perjalanan. (Roni)

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock