Tim Wasev: TMMD Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

TRENGGALEK || Koranprogresif.id – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD, Brigjen TNI Heri Dwi Subagyo dari Dirpit Pusterad beserta rombongan saat mengunjungi di lokasi sasaran TMMD ke-128 TA 2026 Kodim 0806/Trenggalek, Selasa (12/5/2026).
Brigjen Heri menjelaskan, TMMD adalah kegiatan prioritas yang dilaksanakan bersama melibatkan seluruh stakeholder, baik dari instansi pemerintah, sektor swasta, maupun masyarakat luas. “Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memastikan bahwa setiap kebijakan dan implementasi program berjalan efektif, terarah dan berkelanjutan,” jelasnya.
Melalui sinergi yang kuat antara seluruh pihak, lanjutnya, program nasional ini diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan strategis, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh wilayah.
Seperti dalam TMMD kali ini, kegiatan dilakukan melalui kombinasi kegiatan fisik dan nonfisik. Kegiatan fisik difokuskan pada pembangunan serta perbaikan infrastruktur yang secara langsung mendukung kebutuhan masyarakat, seperti peningkatan kualitas jalan, fasilitas umum, pembuatan jembatan dan sarana penunjang lainnya.

Sementara itu, kegiatan nonfisik diarahkan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui penyuluhan, pelatihan, serta pemberdayaan masyarakat. “Selain itu, program ini juga diperkuat dengan program unggulan TNI AD yang menjadi bagian strategis dalam mendukung percepatan pembangunan di berbagai wilayah seperti TNI Manunggal Air, percepatan penurunan stunting, Bersatu dengan alam, rehab RTLH & MCK serta pembersihan lingkungan,” tegasnya.
Capaian program TMMD menurutnya perlu terus diperluas agar manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak wilayah dan lapisan masyarakat. Perluasan ini tidak hanya dari sisi jangkauan geografis, tetapi juga dari ragam kegiatan yang mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan, baik pembangunan fisik maupun pemberdayaan masyarakat.
“Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek, Instansi Vertikal lain, Akademisi, Tokoh Masyarakat/Agama/Adat serta seluruh komponen masyarakat lainnya atas kerjasama dan semangat gotong-royongnya dalam mendukung kelancaran kegiatan TMMD yang sedang berjalan saat ini,” tandasnya.
*Senyum Bu Paini Segera MIliki Rumah Layak Huni*
Sementara itu, Bu Paini warga Dusun Ngalyur RT 53 RW 25, Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek tidak bisa menyembunyikan senyum bahagiannya karena sebentar lagi resmi mempunyai rumah layak huni.
Kebahagian itu semakin terasa saat Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD, Brigjen TNI Heri Dwi Subagyo dari Dirpit Pusterad, Bupati Moch. Nur Arifin, Dansatgas TMMD, Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si melihat progress rumahnya yang sudah mencapai 97 persen.
“Wis pokoke seneng punya rumah baru,” ungkapnya sambil tersenyum lebar.
Pada kesempatan ini, Tim Wasev menapresiasi kinerja Dansatgas yang hampir semua sasaran fisik hamper rampung. “Tetap semangat untuk membangun Desa,” katanya memberi semangat.
Seperti diketahui, selain Mbah Paini, program rehab rumah tidak layak huni (RTLH) menyasar sebanyak 9 unit rumah. Selain RTLH, sejumlah program menyasar peningkatan jalan sepanjang 777 meter dan lebar 2,5 meter, juga ada pembangunan tanggul penahan jalan (TPJ) di 8 titik. Kemudian, program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), di antaranya TNI Manunggal air di lima titik, penghijauan, pembagian paket anak stunting, ketahanan pangan, pembrrsihan fasilitas umum.
Terselenggaranya delapan kegitan sosialisasi dan penyuluhan berupa, sosialisasi wawasan kebangsaan (wasbang) dan bela negara (belneg), sosialisasi gulbencal, sosialisasi bahaya narkoba, sosialissai UMKM berbasis IT, sosialisasi membangun Desa wisata, sosialisasi kesehatan hewan, sosialissai pencegahan stunting.
Kemudian empat kegiatan pelayanan umum berupa, pengobatan masal, pelayanan posyandu, pembuatan SIM dan perpanjangan STNK dan pelayanan Pendidikan. Juga ada dua kegiatan pelatihan dan edukasi berupa pelatihan gulbencal dan pembuatan pupuk organik. Selain ada dua kegiatan sosial berupa pembagian sembako atau paket stunting dan penanaman pohon, serta pemutaran film perjuangan. (Red).





