MBG Sebagai Investasi Strategis Bangsa: Membangun Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

SERANG || Koranprogresif.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG), merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia sebagai fondasi utama menuju Indonesia Emas 2045. Program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, produktif dan berdaya saing global.
Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam membangun kualitas manusia Indonesia, Pemuda Berdampak bersama elemen mahasiswa dan organisasi kepemudaan menggelar Diskusi Publik bertajuk “Peran Pemuda dan Mahasiswa dalam Mengawal Transparansi dan Akuntabilitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG)”, Senin (1/6).
Melalui keterangannya, Senin (1/6), Founder Pemuda Berdampak, Bagas Yulianto, menyampaikan bahwa, Program MBG merupakan kebijakan yang memiliki dampak besar terhadap masa depan bangsa, sehingga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Program MBG adalah langkah progresif pemerintah dalam mempersiapkan generasi unggul Indonesia. Pemuda dan mahasiswa hadir bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra strategis yang memberikan dukungan, masukan dan partisipasi konstruktif agar program ini dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran,” paparnya.
Sementara Ketua BEM Institut Banten, Nana Supriatna, menilai bahwa, keberhasilan Program MBG akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan generasi muda Indonesia.
“Kami melihat MBG sebagai bentuk keberpihakan negara terhadap masa depan anak-anak Indonesia. Dengan gizi yang terpenuhi, diharapkan kualitas belajar, produktivitas, dan daya saing generasi muda akan semakin meningkat. Oleh karena itu, seluruh pihak perlu mendukung keberhasilan program ini,” katanya.
Juga dikatakan Koordinator Pusat BEM PTMAI se-Indonesia, Yogi Syahputra Alaydrus, pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan mahasiswa dalam memastikan efektivitas program.
“Kolaborasi adalah kunci keberhasilan pembangunan nasional. Program MBG harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, akademisi, organisasi kemasyarakatan dan generasi muda untuk memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Permahi Banten, M. Nurul Hakim, menyampaikan bahwa, transparansi dan akuntabilitas merupakan instrumen penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap program pemerintah.
“Pelaksanaan program yang transparan dan akuntabel akan memperkuat legitimasi kebijakan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat. Oleh sebab itu, pengawasan partisipatif yang dilakukan secara konstruktif menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendukung keberhasilan program pemerintah,” ujarnya.
Diskusi publik ini diharapkan, mampu menghasilkan berbagai rekomendasi dan gagasan yang dapat memperkuat implementasi Program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah. Selain itu, forum ini juga menjadi wadah edukasi bagi generasi muda agar semakin memahami pentingnya peran mereka dalam mendukung pembangunan nasional.
Melalui semangat kolaborasi, transparansi dan gotong-royong, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan generasi sehat dan berkualitas yang akan membawa Indonesia menjadi negara maju pada tahun 2045. (Red).











