SLBN Budi Utama Dorong Kemandirian Anak Istimewa Lewat Gelar Karya Vokasi dan Seni

KOTA CIREBON – Koranprogresif.id – Anak berkebutuhan khusus mampu mandiri dan berprestasi jika mendapatkan ruang belajar serta dukungan yang tepat. Hal itu ditunjukkan dalam Gelar Karya Vokasi dan Seni Anak Istimewa yang diselenggarakan SLBN Budi Utama Kota Cirebon di halaman sekolah, Senin (22/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi para siswa untuk menampilkan hasil pembelajaran vokasi dan seni, beragam karya dipamerkan, mulai dari kerajinan tangan, kuliner, seni tari, musik hingga pertunjukan rampak kendang yang dibawakan siswa berkebutuhan khusus.
Acara dibuka oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, yang hadir bersama Kepala KCD Pendidikan Wilayah X Jawa Barat, Herman Hadi Santoso, Sultan Kacirebonan, Pangeran Raja (P.R.) Abdul Gani Natadiningrat, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Cirebon, Andi Armawan, serta Kepala SLBN Budi Utama, Lela Latifah.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati mengapresiasi penampilan para siswa yang dinilai mampu membuktikan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus memiliki potensi besar untuk berkarya dan mandiri.
“Karya-karya dan pentas seni yang ditampilkan anak-anak hari ini menjadi bukti nyata bahwa jika diberi ruang belajar dan pelatihan yang tepat, mereka memiliki kemampuan luar biasa untuk mandiri dan berkarya. Keterampilan inilah yang akan menjadi modal utama anak-anak kita untuk mandiri secara ekonomi di masa depan,” ujarnya.
Ia menegaskan, tanggung jawab pemerintah tidak hanya memastikan anak-anak memperoleh pendidikan, tetapi juga membuka kesempatan agar mereka dapat diterima di dunia kerja dan kehidupan sosial.
“Mereka harus memiliki kesempatan yang setara di dunia kerja dan tidak tersingkirkan dari kehidupan sosial di Kota Cirebon. Pemerintah Kota Cirebon terus berkomitmen mendukung pendidikan yang ramah dan adil bagi semua,” katanya.
Sementara itu, Kepala SLBN Budi Utama Kota Cirebon, Lela Latifah, menjelaskan kegiatan ini merupakan agenda tahunan untuk memperlihatkan kepada masyarakat kemampuan dan prestasi anak-anak berkebutuhan khusus.
“Anak-anak harus didukung tumbuh kembang, minat dan bakatnya. Melalui kegiatan ini masyarakat bisa melihat bahwa mereka mampu menguasai seni dan memiliki keterampilan vokasi yang menjadi bekal kemandirian mereka,” ujar Lela.
Ia mengungkapkan salah satu penampilan yang mendapat perhatian adalah rampak kendang hasil kreasinya yang memadukan siswa tunadaksa dengan cerebral palsy dan siswa tunagrahita.
“Rampak kendang yang ditampilkan hari ini merupakan karya kreasi kami yang memadukan anak tunadaksa dengan cerebral palsy dan anak-anak tunagrahita. Alhamdulillah hasilnya sangat baik dan menjadi bukti bahwa anak-anak istimewa juga mampu menampilkan karya seni yang luar biasa,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Lela mengatakan bahwa dukungan pemerintah terhadap pendidikan inklusif juga mulai menunjukkan hasil. Setelah dilakukan sosialisasi bersama Pemerintah Kota Cirebon di lima kecamatan, pihak sekolah berhasil mendata sekitar 86 anak berkebutuhan khusus yang belum bersekolah.
“Sebanyak 36 anak sudah mendaftar ke SLBN Budi Utama. Sisanya masih berada di masyarakat dan kami berencana membuka tempat kegiatan belajar di wilayah pesisir dan Pilang agar mereka memperoleh akses pendidikan,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, SLBN Budi Utama juga memberikan penghargaan “Bunda Istimewa” kepada Wakil Wali Kota Cirebon sebagai bentuk apresiasi atas kepeduliannya terhadap pendidikan anak berkebutuhan khusus di Kota Cirebon.
Melalui kegiatan ini, SLBN Budi Utama berharap masyarakat, pemerintah daerah, dunia usaha, serta berbagai pihak terus memberikan dukungan agar anak-anak berkebutuhan khusus memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, berkarya, dan mandiri di masa depan.
“Harapan kami, masyarakat, pemerintah daerah, dinas terkait, para pengusaha dan seluruh pihak terus mendukung anak-anak istimewa agar tidak dipandang sebelah mata. Mereka memiliki talenta yang harus dikembangkan dan berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang di masa depan,” pungkasnya. (RN)




