Opini

Zaman Sekarang Aneh

Oleh: Ustadz Kampung (Berdomisili di Jakarta Barat)

 

JAKARTA || Koranprogresif.id – Yang lucu, yang pandai melawak, yang jago bikin konten… justru paling laris diundang. Panggungnya penuh, jadwalnya padat, pengikutnya jutaan.

 

Sementara itu…

 

Mubaligh yang belajar bertahun-tahun, yang hafalannya kuat, yang sanad ilmunya jelas, yang akhlaknya terjaga… justru sepi. Tidak viral, tidak lucu, jadi tidak diundang.

 

Lalu ini fenomena apa?

 

*Rasulullah sudah jawab 14 abad lalu.*

 

_”Akan datang kepada manusia tahun-tahun penuh tipu daya. Di saat itu pendusta dianggap jujur, yang jujur dianggap dusta. Pengkhianat dianggap amanah, yang amanah dianggap khianat. Dan pada saat itu Ruwaibidhah ikut berbicara.”_

 

Sahabat bertanya, _”Siapa Ruwaibidhah itu ya Rasulullah?”_

 

Beliau menjawab, _”Orang bodoh dan hina yang berbicara urusan umat.”_ (HR. Ahmad)

 

Dan beliau juga bersabda:

 

_”Allah tidak mencabut ilmu dengan sekali cabut, tapi dengan mewafatkan ulama. Hingga ketika ulama sudah tidak ada, manusia mengangkat orang-orang bodoh sebagai guru. Mereka berfatwa tanpa ilmu, sesat dan menyesatkan.”_ (HR. Bukhari).

 

Kita datang ke pengajian ingin cari tawa atau cari ilmu?

 

Jangan sampai kita kenyang dengan lawakan, tapi miskin dengan pemahaman agama.

 

Yang lucu itu boleh didengar untuk selingan, tapi untuk urusan halal-haram, aqidah anak kita, dan masa depan agama kita…

 

*Kembalilah kepada guru yang berilmu, bukan hanya yang viral.*

*Kembalilah kepada yang beradab, bukan hanya yang ber-viral.****

 

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock