SSB Garuda Jaya Kawinkan Gelar Juara 3 di Festival Sepak Bola Anak Zona Pantura

KAB. CIREBON – Koranprogresif.id – Sekolah Sepak Bola (SSB) Garuda Jaya menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Festival Sepak Bola Anak Desa Road to Nasional Zona Pantura Indramayu yang digelar di Lapangan Gelora Bojong, Karangsinom, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.
SSB yang bermarkas di Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, tersebut sukses mengawinkan dua gelar juara ketiga melalui tim Kelompok Usia (KU) 10 dan KU 12 tahun.
Prestasi pertama diraih tim KU 10 tahun yang berlaga pada Sabtu (24/10/2026). Tim yang diperkuat Sultan dan kawan-kawan itu berhasil finis di posisi ketiga sekaligus menempatkan salah satu pemainnya sebagai top skor dalam turnamen tersebut.
Sehari berselang, Minggu (25/10/2026), giliran Garuda Jaya Warriors dari KU 12 tahun yang menyumbangkan gelar juara ketiga bersama setelah melewati persaingan ketat sepanjang turnamen.
Pada kategori KU 12 tahun, SSB Garuda Jaya yang dipimpin Kwarteddy “Van Persie” Aprilyawan menurunkan dua tim terbaiknya, yakni Garuda Jaya Fighters di bawah asuhan Bangke Seporete dan Garuda Jaya Warriors yang ditukangi Tisna Mercedes.
Kedua tim tampil impresif pada babak penyisihan grup. Garuda Jaya Fighters berhasil melaju ke babak berikutnya sebagai runner-up Grup B dengan mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan.
Sementara itu, Garuda Jaya Warriors tampil lebih dominan dengan menyapu bersih tiga pertandingan di Grup A dan mengumpulkan sembilan poin. Hasil tersebut mengantarkan Warriors lolos sebagai juara grup.
Kedua tim sebenarnya berharap bisa bertemu di partai final. Namun, ambisi tersebut harus pupus setelah hasil undian dan bagan pertandingan mempertemukan mereka lebih awal pada babak perempat final.
Garuda Jaya Fighters yang diperkuat Ezra dan kawan-kawan harus berhadapan dengan Garuda Jaya Warriors yang diperkuat Putra dan rekan-rekannya. Dalam duel bertajuk sesama tim Garuda Jaya itu, Warriors tampil lebih unggul dan menang dengan skor 3-0.
Kemenangan tersebut memastikan pasukan Tisna Mercedes melangkah ke babak semifinal.
Di semifinal, Garuda Jaya Warriors menghadapi SSB Bina Prestasi Merah Indramayu. Pertandingan berlangsung sengit dengan jual beli serangan dari kedua tim. Para pemain berjuang keras untuk mencetak gol, tetapi hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap imbang 0-0.
Penentuan tim yang berhak melaju ke final pun harus dilakukan melalui adu tendangan penalti. Dalam babak tersebut, SSB Bina Prestasi Merah Indramayu keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1 setelah tiga penendangnya sukses menjalankan tugas, sementara Garuda Jaya Warriors yang dikawal Diaz harus mengakhiri perjuangannya.
Hasil tersebut menempatkan Garuda Jaya Warriors di posisi juara ketiga bersama.
Ketua SSB Garuda Jaya, Kwarteddy Aprilyawan, mengaku menyayangkan kedua timnya harus saling berhadapan pada babak perempat final. Menurutnya, kedua tim memiliki peluang untuk melangkah lebih jauh apabila tidak bertemu terlalu dini.
“Harapan kami keduanya ketemu di final. Apa pun hasilnya, ini adalah pertandingan. Terima kasih kepada ofisial, pelatih, pemain, dan orang tua yang sudah mendukung,” katanya. (RN)











