Parlemen

Cek Ketersediaan Stok Beras, Anggota DPR-RI Tinjau Gudang Bulog Cirebon

KOTA CIREBON – Koranprogresif.id – Anggota DPR RI Komisi IV Prof. DR. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S., melakukan kunjungan ke Gudang Bulog Cirebon untuk memastikan keamanan stok beras jelang lebaran.

Dalam kunjungannya, Prof. Rokhmin Dahuri didampingi Kepala Bulog Cirebon, Ramaijon Purba, mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka reses atau kunjungan kerja dan salah satunya meninjau ketersediaan bahan pangan dan stabilitas harga menjelang Lebaran Idul Fitri 1446 H.

“Sebagai mitra kerja Komisi IV, Bulog memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan. Saya ingin memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan harga pun stabil,” ucap Rokhmin saat di wawancarai (26/3/2025).

Dari hasil pengecekan tersebut, menunjukkan bahwa pasokan dan harga beras di wilayah Cirebon masih aman terkendali. Ia pun mengapresiasi kinerja Bulog Cirebon dalam menjaga stabilitas pangan dan tetap menjalankan fungsinya sesuai dengan keputusan pemerintah.

“Harga pembelian dari petani sebesar Rp 6.500 per kilogram untuk gabah kering, dan penjualan kepada pembeli pun sesuai azas sebesar Rp 12.000 per kilogram,” ujarnya.

Rokhmin menambahkan, untuk mewujudkan swasembada pangan nasional diperlukan dengan stabilnya sektor pangan lokal. Namun, tidak hanya tentang ketersediaan stok yang melimpah, tetapi juga kesejahteraan petani yang berkelanjutan.

“Swasembada pangan itu tidak hanya berarti produksi melimpah, tetapi petani pun harus sejahtera. Jangan sampai kita hanya bisa swasembada satu atau dua tahun, lalu di tahun berikutnya kembali impor,” tambahnya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bulog Cirebon, Ramaijon Purba mengatakan, untuk saat ini stok ketersediaan beras di gudang Bulog Cirebon sekitar 100 ribu ton beras. Dan kemungkinan akan terus bertambah dikarenakan proses penyerapan masih dilakukan.

“Saat ini Stok beras di Cabang Cirebon sekitar 100 ribu ton jadi masih aman. Adapun kebutuhan pangan per bulan sekitar 6.000 ton. Itupun jika ada bantuan pangan,” katanya.

Sampai hari ini 26 Maret 2025, total serapan diperkirakan akan menembus angka 40 ribu ton beras, menjadikannya yang tertinggi dalam sejarah Bulog Cirebon untuk periode Januari-Maret serta yang tertinggi secara nasional di tingkat cabang.

“Dengan tren saat ini, sebelum libur lebaran, kami perkirakan penyerapan akan mencapai lebih dari 40 ribu ton setara beras atau 80 ribu ton setara gabah,” ujar Ramaijon.

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock