NusantaraSosbud

Dinkes Kota Cirebon Sosialisasikan Pencegahan TBC ke Warga Binaan Lapas Kelas I Cirebon

Cirebon – koranprogresif.co.id – Dinas Kesehatan Kota Cirebon melakukan Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit khususnya bahaya penyakit Tuberkulosis (TBC) kepada warga binaan Lapas Kelas I Cirebon, Kamis (16/6/22).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Trimulyaningsih, mengungkapkan, sosialisasi ini dilakukan guna mencegah warga binaan di lingkungan Lapas Kelas I Cirebon terkena penyakit TBC.

“Sosialisasi tanggap TBC untuk memberi pengetahuan tentang penyakit menular tersebut sekaligus meningkatkan kewaspadaan. Termasuk upaya pencegahan dan apa yang harus dilakukan jika mengalami gejala TBC,” ungkapnya.

Tri menjelaskan, sosialisasi di Lapas Kelas I Cirebon ini secara rutin dilakukan. Mengingat, banyaknya penghuni Lapas dalam satu hunian.

“Situasi ini secara tidak langsung menyimpan ancaman kesehatan. Salah satunya adalah penularan TBC,” jelasnya.

Tri berpesan, warga binaan agar meningkatkan kesadaran yang tinggi akan kesehatan. Apabila mengalami beberapa gejala TBC yakni,
batuk, demam, berat badan turun, berkeringat saat malam hari agar segera memeriksakan ke poli kesehatan. Sekaligus warga binaan agar menerapkan etika batuk dan membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Jangan sampai sudah ada gejala tapi mereka tidak mau memeriksakan diri dan berlarut-larut,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pembinaan Narapidana Lapas Kelas I Cirebon, Roro Dwi Agustien, melalui perawat khusus TBC Lapas Kelas I Cirebon, Munawaroh, mengatakan,
sosialisasi seperti ini sangat penting dilakukan terutama pada warga binaan baru mengenai bahaya penyakit TBC.

“Ini sebagai bekal warga binaan akan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan khususnya TBC,” katanya.

Dijelaskan dia, jumlah warga binaan saat ini mencapai 788. Kondisi ini memungkinkan penularan penyakit TBC sangat cepat. Untuk itu langkah pencegahan pun terus dilakukan.

“Di Lapas sendiri skrining TBC tetap dijalankan. selain itu 6 bulan sekali kita lakukan skrining massal yang biasanya diadakan di bulan Maret,” paparnya.

Ia mengakui, saat ini sebanyak 7 warga binaan mengidap penyakit TBC hingga kini menjalani perawatan.

“Kami sedang mengobati 7 pasien yang memiliki TBC Paru Kategori 1 dan sudah melewati fase intensif. Alhamdulillah semuanya dapat menaati aturan dan juga meminum obat secara teratur,” bebernya.

Munawaroh menghimbau, jika ada gejala penyakit TBC, warga binaan diminta untuk sesegera mungkin memeriksakan ke Poli Lapas Kelas I Cirebon. (On)

Show More

Berita Lainnya

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock