Fitrah Malik Serap Aspirasi Warga RW 02 Pamujudan

KOTA CIREBON – Koranprogresif.id – Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon dari Fraksi Gerindra, Fitrah Malik, menggelar reses Masa Persidangan (MP) III di RW 02 Pamujudan, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kamis (14/8/2025).
Dalam pertemuan ini, warga menyampaikan beragam aspirasi, mulai dari layanan PDAM, Sukalila, hingga program pemberdayaan masyarakat.
Fitrah menjelaskan bahwa salah satu keluhan utama warga adalah terkait distribusi aliran air bersih.
”Di salah satu gang di RW 02, aliran air PDAM baru mengalir sekitar pukul 03.00 dini hari, itupun dengan bantuan pompa air. Insya Allah kami akan segera tindak lanjuti dengan pihak PDAM,” ujar Fitrah.
Selain itu, Isu lain yang dibahas adalah penertiban bangunan di bantaran Sungai Sukalila. Menurutnya, warga mendukung dan siap membantu rencana pemerintah kota terkait persoalan sukalila.
”Warga mendukung rencana Pemkot Cirebon yang tengah mewacanakan pembangunan Sukalila Skybridge. Mereka juga siap membantu penertiban bangunan liar di kawasan tersebut,” Katanya.
Selain persoalan PDAM dan sukalila, fitrah juga menjelaskan terkait pemberdayaan masyarakat dalam bentuk pelatihan-pelatihan kerja untuk meningkatkan keterampilan.
Fitrah menyampaikan, bahwasanya telah sering menganggarkan dana pokok pikiran (pokir) untuk program pelatihan. Ke depan, ia berencana mengadakan pelatihan Garda Pratama untuk calon tenaga keamanan (security) pada akhir tahun ini.
“Dengan sertifikat Garda Pratama, peluang warga yang belum bekerja untuk mendapatkan pekerjaan akan lebih besar. Ini bagian dari upaya mengentaskan kemiskinan,” katanya.
Untuk persoalan BPJS, Fitrah mendorong pemerintah kota mencari solusi agar warga penerima bantuan iuran (PBI) yang sebelumnya terdaftar di APBN bisa tetap mendapat jaminan melalui PBI APBD.
Disaat yang sama, Fitrah juga membagikan bendera merah putih kepada warga yang hadir. Fitrah menyebut hal ini sebagai bentuk partisipasi memeriahkan HUT RI, sesuai instruksi Presiden Prabowo.
“Memeriahkan kemerdekaan tidak harus dengan pemborosan, cukup dengan cara sederhana yang bisa menumbuhkan semangat 17 Agustus dan mengenang jasa para pahlawan,” tutupnya. (Roni)


