NusantaraParlemen

Kader Pindah Partai, AMPI : Golkar Tidak Kekurangan Kader Potensial

Sukabumi – koranprogresif.co.id – Menyikapi pemberitaan pindahnya salah satu pengurus DPD PARTAI GOLKAR (PG) Kabupaten Sukabumi, Fikri Abdul Azis ke Partai Nasdem.

Ketua DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Sukabumi, Nurman, menanggapi santai pemberitaan tersebut. “Saya sebenarnya malas menanggapi isu ini, pindah partai kan biasa saja dalam berpolitik,” ungkapnya.

Ditemui saat melaksanakan Musyawarah Kecamatan AMPI di Geopark Ciletuh, Nurman mengatakan, tapi ada beberapa hal yang harus diluruskan supaya tidak menjadi polemik, Pertama: kader yang pindah partai bukan pentolan atau tokoh PG Kab Sukabumi, yang bersangkutan kepindahan tersebut tidak berpengaruh bagi Partai GOLKAR, yang bersangkutan hanya pengurus di bidang divisi hukum di DPD PARTAI GOLKAR Kab Sukabumi dan baru masuk GOLKAR. “Saya tidak tahu apakah yang bersangkutan sudah punya KTA GOLKAR atau belum,” ujarnya.

Kedua: Kepindahan tersebut tidak berdampak bagi kami di Partai GOLKAR, karena GOLKAR besar dan kuat oleh sistem dan pengkaderan yang simultan dan berjenjang, GOLKAR tidak tergantung pada figur. “Figur boleh berganti sesuai masanya, tapi system tetap berjalan sebagaimana mestinya, melalui sistem dan pengkaderan tersebut GOLKAR terbukti telah berhasil memenangkan berbagai kontestasi politik baik ditingkat nasional maupun lokal, dari tempaan sistem pengkaderan ini juga lahir kader-kader terbaik PG seperti Drs.H. Marwan Hamami (Bupati Sukabumi), Ibu Hj Dewi Asmara (angota DPR-RI), Budi Azhar (Wk Ketua DPRD), H. Deni Gunawan dan kader-kader lainnya yang sudah membuktikan kualitas dan kompetensinya dalam percaturan politik di setiap level kontestasi,” imbuh Nurman.

Ketika ditanya apakah kepindahan kader tersebut berdampak terhadap GOLKAR, dengan tegas Nurman menjawab, “tidak sama sekali”, GOLKAR tidak pernah kekurangan kader-kader berkualitas dan potensial. Di Partai kami semua kader equal atau setara, kualitas dan potensi kader ditunjukan dengan loyalitas, integritas dan dedikasi dalam mengimplementasikan doktrin karya kekaryaan dalam bentuk kerja nyata di masyarakat, bukan sekedar pecitraan. Sejauh ini kami belum melihat kualitas dan kompetensi serta rekam jejaknya dalam berbagai kontestasi politik dari yang bersangkutan, jika ada pihak yang merasa mendapat durian runtuh dari kepindahan tersebut itu hak mereka, tapi kami juga punya penilaian sendiri.

“Pada prinsipnya, kami menghargai pilihan yang bersangkutan untuk pindah partai, namun sekali lagi perlu saya tegaskan kami tidak mau terpengaruh hal tersebut, karena kami punya tugas lebih penting untuk mempersiapkan diri menyongsong kemenangan Partai GOLKAR pada Pemilu serentak 2024,” tandasnya. (Eko).

Show More

Berita Lainnya

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock