Bekasi – koranprogresif.co.id – Koramil 07/Cikarang dibawah pimpinan Kapten Inf Nurfatoni melaksanakan kerja bakti gotong-royong bersama dengan masyarakat di Wilayah Desa Simpangan, Kec Cikarang Utara, Sabtu (13/8).
Kegiatan dilaksanakan dalam rangka Persiapan Peletakan batu pertama pembangunan Wisata Religi Wilayah Kab. Bekasi.
Rencana lokasi tersebut akan dijadikan wahana sarana wisata religi lintas agama dibawah binaan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kab Bekasi sebagai Ketuanya, KH. Attoihillah Musrsyid, S.E, M.Si.

Tampak hadir dalam kegiatan, PJ. Bupati Dani Ramdan, Drs. Dedy Supriyadi Sekda Kab Bekasi, KH. Atohillah Mursid, SE, M.Si Ketua FKUB Kab. Bekasi, Habibi Somad, Sekum FKUB Kab. Bekasi, Beni Yulianto Iskandar, S.Stp, MM, Kabag Kesra Kab. Bekasi, Asep Sutendi, Kabag Hukum Kesbangpol Kab. Bekasi, H. Sofyan, Kabagum Kab. Bekasi, Ali Imron, Ketua UPTD Kec. Cikarang Utara, Kapten Inf Nurfatoni, Danramil 07/Cikarang, U Syukrulloh, Kasitrantib Pol PP Kec. Cikarang Utara, Adi Chandra FKUB Agama Hindu, Sudirman FKUB Agama Konghucu, Perwakilan dan Pejabat terkait FKUB Kab. Bekasi.
Dalam kunjungan ke lokasi, PJ. Bupati Bekasi, H. Dani Ramdan menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua unsur yang sudah membantu pelaksanaan kegiatan pembersihan ini sampai dengan pelaksanaan nanti pembangunan wisata religi selesai dan bisa bermanfaat untuk kita semua.
“Semoga Kab Bekasi semakin rukun, damai dan religius,” ungkapnya.
Pengecekan secara langsung persiapan pembangunan Taman Wisata Religi Wilayah Kab. Bekasi guna memastikan prosesi peletakan batu pertama yang rencana akan dilaksanakan pada hari jadi ke-7 Kab. Bekasi 2022 yaitu pada Senin (15 Agustus 2022), tanah seluas ± 12,525 M2.
“Dengan harapan akan menjadi wisata religi yang bermanfaat untuk saling menghargai, menghormati dan toleransi antar umat beragama,” terangnya.
Sementara itu, Danramil 07/Cikarang Utara Kapten Inf Nurfatoni menuturkan, wisata religi ini menjadi destinasi unggulan yang ada di wilayah tersebut.
“Tentunya ini akan meningkatkan perekonomian warga sekitar,” ucapnya.
Ia berharap, kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Bekasi bisa menjadi percontohan untuk daerah lainnya. (Red)



