Pendidikan

Mahasiswa PBA Semester 5 STAI Yogyakarta, Adakan Outing Class di Bleberan Playen Gunungkidul

YOGYAKARTA || Koranprogresif.id – Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Semester 5 Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yogyakarta mengadakan outing class bareng dosen K.H. Muhammad Rofik Mualimin, Lc., M.Pd.I. di Bleberan Playen Gunungkidul. Kegiatan ini dimulai pukul 12.30 WIB dan berakhir 17.00 WIB, Senin (10/11).

Pelaksanaan outing class bagi mahasiswa semester 5 Jurusan Pendidikan Bahasa Arab STAI Yogyakarta merupakan salah satu bentuk inovasi pembelajaran yang menekankan pada pendekatan experiential learning (pembelajaran berbasis pengalaman).

Kegiatan ini diadakan di Bleberan, Playen, Gunungkidul, dengan mempertimbangkan aspek pedagogis, linguistik, kultural, dan lingkungan yang mendukung capaian pembelajaran mata kuliah Tarjamah Syafahiyah (Terjemah Lisan), Al-Istima’ wa Ta’bir Syafahi (Mendengarkan dan Ekspresi Lisan), serta Al-Kalam wa Ta’bir Syafahi (Berbicara dan Ekspresi Lisan).

Bleberan sebagai kawasan wisata edukatif dan alam terbuka menyediakan suasana belajar yang kontekstual dan autentik. Lingkungan non-formal semacam ini memungkinkan mahasiswa untuk berlatih keterampilan bahasa Arab secara natural melalui simulasi komunikasi, wawancara wisatawan, atau kegiatan interpretasi lisan di lapangan. Hal ini sejalan dengan prinsip contextual teaching and learning (CTL), di mana pengalaman langsung menjadi sarana efektif dalam membangun kompetensi komunikatif bahasa.

Outing class di Bleberan memberi peluang integrasi antara pembelajaran bahasa Arab dan pemahaman budaya lokal. Mahasiswa dapat berlatih menerjemahkan konteks sosial-budaya setempat ke dalam bahasa Arab secara lisan, baik melalui deskripsi tempat, interaksi dengan masyarakat, maupun kegiatan narasi. Pendekatan ini mendukung pengembangan intercultural communicative competence, yang penting bagi calon pendidik bahasa Arab.

Dalam suasana outing class, mahasiswa dituntut untuk berinteraksi secara aktif, bekerja sama dalam kelompok, serta mempraktikkan kemampuan mendengar dan berbicara secara simultan. Situasi di alam terbuka mendorong mahasiswa untuk mengatasi hambatan psikologis dalam berbicara (seperti rasa gugup atau malu) dan memperkuat kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Arab sebagai alat komunikasi.

Bleberan, yang dikenal dengan suasana alam yang asri dan tenang, menciptakan kondisi psikologis yang kondusif bagi pembelajaran. Pembelajaran di luar kelas mampu menstimulasi motivasi intrinsik mahasiswa, mengurangi kejenuhan akademik, serta mendukung pembelajaran holistik yang melibatkan ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik secara seimbang.

Kurikulum OBE (Outcome-Based Education) di
Outing class ini juga selaras dengan visi STAI Yogyakarta untuk mencetak lulusan yang berkarakter, adaptif, dan mampu menerapkan ilmu dalam konteks nyata. Kegiatan ini sekaligus mengimplementasikan semangat Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM), yang menekankan fleksibilitas ruang belajar dan kebermaknaan pengalaman belajar di luar kelas formal.

Dengan demikian, pemilihan Bleberan, Playen, Gunungkidul sebagai lokasi outing class bukan hanya bersifat rekreatif, melainkan memiliki dasar akademik yang kuat. Lingkungan tersebut mendukung pengembangan keterampilan berbahasa Arab secara komunikatif, kontekstual, dan aplikatif, sekaligus memperkaya pengalaman belajar mahasiswa melalui interaksi langsung dengan lingkungan sosial dan alam. (MRM/Red)

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock