Pemulihan Jalur KA Terus Dilakukan, Perjalanan KA di Daop 3 Cirebon Berangsur Normal

Cirebon – Koranprogresif.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus melakukan pemulihan operasional perjalanan kereta api pasca penanganan luapan air di sejumlah wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta. Upaya pemulihan tersebut menunjukkan perkembangan positif, ditandai dengan semakin membaiknya operasional perjalanan dan menurunnya tingkat keterlambatan kereta api.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbudin menyampaikan bahwa kondisi perjalanan kereta api di wilayah Daop 3 Cirebon pada Selasa (20/1/2026) mengalami perbaikan signifikan.
“Dari pantauan kondisi perjalanan kereta api di Daop 3 Cirebon pada hari ini, kelambatan KA sudah menurun drastis. Setelah pada dua hari kemarin kelambatan KA mencapai lebih dari 4 jam, pada hari ini kelambatan KA kurang dari 1 jam,” ujar Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin.
Ia menjelaskan, proses pemulihan operasional dilakukan secara intensif di titik-titik lintasan yang terdampak luapan air dengan mengerahkan ratusan personel prasarana dan operasional yang bekerja selama 24 jam dalam tiga shift.
“Upaya tersebut meliputi pemeriksaan lanjutan kondisi lintasan, penguatan struktur jalur, pengangkatan dan perapihan track, serta penyempurnaan sistem drainase guna memastikan keselamatan perjalanan sebelum seluruh kereta api kembali dapat melintas dengan kecepatan normal,” tambah Muhib.
Sebagai langkah kehati-hatian, pada hari ini, Selasa (20/1), serta sebagian perjalanan KA pada Rabu (21/1), masih terdapat pembatalan beberapa perjalanan kereta api. Hal ini dilakukan seiring masih berlangsungnya pemeriksaan lanjutan terhadap sarana dan prasarana akibat dampak luapan air pada hari-hari sebelumnya.
Sebagai dampak dari kondisi gangguan operasional karena luapan air tersebut, Daop 3 Cirebon mencatat adanya pembatalan tiket penumpang sebanyak 3.078 pelanggan selama 4 hari sejak Sabtu (17/1) hingga hari ini, Selasa (20/1), dengan pengembalian bea 100% senilai Rp. 629.333.000,-.
Adapun perjalanan KA yang batal di wilayah Daop 3 Cirebon pada Selasa, 20 Januari 2026, antara lain KA Purwojaya relasi Gambir–Cilacap dan Cilacap–Gambir, KA Gajayana tambahan relasi Malang–Gambir dan Gambir–Malang, KA Sembrani tambahan relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi, serta KA Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi.
Sedangkan perjalanan KA batal pada Rabu, 21 Januari 2026 masih mencakup beberapa rangkaian KA Purwojaya dan KA tambahan lainnya sesuai hasil evaluasi teknis di lapangan.
Muhibbuddin menegaskan bahwa perjalanan kereta api lainnya tetap beroperasi dengan pengaturan operasional yang telah disesuaikan, seiring dengan proses pemulihan yang dilakukan secara bertahap.
“KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi serta menegaskan bahwa hak pelanggan tetap dijamin melalui service recovery dan pengembalian bea tiket 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya. (Roni)









