Kota Cirebon – koranprogresif.co.id – Kegiatan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) mahasiswa STIKES Ahmad Dahlan di Kodim 0614/Kota Cirebon resmi ditutup.
Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon Letkol Inf Robil Syaifullah melalui Pasiter Kapt Arm Toto mengatakan, para mahasiswa selama 3 (tiga) hari ini telah mendapatkan pelatihan dari para Pelatih dan Pembimbing tentang kedisiplinan.
“Semoga ilmu yang telah didapatkan selama PPBN di Kodim 0614/Kota Cirebon bisa di aplikasikan di Kampus tempat belajar dan selama berada di dalam rumah dan lingkungan masyarakat,” ujar Pasiter saat menutup PPBN di Aula Pendopo 76 Makodim 0614/Kota Cirebon, Rabu (15/2/23).
Dijelaskan Toto, mahasiswa merupakan generasi muda berikutnya yang akan menjadi pemimpin dan penerus perjuangan bangsa, sejak dini harus dibekali dengan dasar-dasar bela negara agar mendapatkan bekal tentang kepemimpinan dan kedisiplinan, serta paham tentang sejarah NKRI.
“Bela Negara merupakan sikap dan perilaku Warga Negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam upaya mempertahankan kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara,” jelasnya.
Toto menambahkan, Pancasila merupakan dasar negara dan masih menjadi pemersatu SARA, sehingga kita harus lebih waspada dan teliti terhadap berita-berita yang belum tentu kebenarannya, karena itulah salah satu cara penjajah gaya baru untuk memecah belah bangsa.
“Kami haturkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada ketua Stikes Ahmad Dahlan atas terselenggaranya pelatihan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) selama 3 (tiga) hari yang dilaksanakan di Makodim 0614/Kota Cirebon dengan aman,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Stikes Ahmad Dahlan Hj. Ruswati, Ners. M. Kep. dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada Dandim 0614/Kota Cirebon dan Jajarannya atas kerjasamanya yang telah memberikan pelatihan PPBN untuk mahasiswa.
“Dengan kegiatan bela negara ini semoga materi yang telah diberikan memberi dampak positif dan bermanfaat untuk semua terutama adik-adik mahasiswa, serta bisa disiplin dalam kegiatan belajar, lebih mencintai negara, dan menjadi generasi muda yang betul-betul mencintai NKRI,” pungkasnya. (Krz)







