Opini

UNGKAPAN KEPRIHATINAN SEORANG BOCAH KAMPUNG PECINTA ASWAJA

Oleh: KH. M. Sholihin Jaelani (Kaum Aswaja Kalangan Bawah)

BOGOR || Koranprogresif.id – Tiada perpecahan dan keributan dikalangan para nahkoda sebuah kapal yang besar, dengan sebab mencari ridho Allah yang maha Rahman.

Adanya perpecahan dan keributan biasanya disebabkan karena adanya keserakahan dalam sebuah kepentingan.

Kapal besar yang membawa puluhan juta penumpang dari kalangan kaum Aswaja tidak akan pernah tergoyahkan, dengan sebab terpaan angin/ badai kecil yang menerjang. Akan tetapi, kapal yang besar itu akan goyah apabila para nahkodanya saling berebut tulang/kepentingan.

Bukankah para orang tua sudah banyak memberikan nasehat/wejangan, jika ingin menggapai ridho Allah yang maha Rahman, maka hendaknya menjadikan Allah sebagai tujuan dalam setiap amal, bukan menjadikan kepentingan politik dan kepentingan dunia sebagai tujuan.

Jika kapal besar yang berbendera keagamaan dan di dirikan oleh para tokoh yang tulus dalam sebuah perjuangan, kemudian dengan berjalanya waktu kapal tersebut dinahkodai oleh orang orang yang serakah akan sebuah kepentingan dan tidak lagi mengikuti jejak para pejuang yang telah mendirikan, maka kapal tersebut akan goyah dan meresahkan seluruh penumpang.

Sadarlah wahai para nahkoda,
dibelakang kalian ada jutaan penumpang, berikanlah contoh dengan sebaik baik contoh, jangan pertontonkan tontonan yang menjadikan rusaknya moral dalam kehidupan.

Para orang tua sudah mengingatkan, bahwasanya cara mencari harta itu sudah diatur dalam agama, bukan menjadikan agama sebagai topeng untuk mencari penghidupan.

Hidup apa adanya itulah yang paling penting, daripada kaya raya tapi merusak tatanan dalam kehidupan.

Kepentingan agama dan tegaknya Aswaja itulah yang paling utama, bukan sifat rakus alias serakah akan kepentingan dunia, sehingga menjadikan sebab rusak dan jatuhnya wibawa agama.

Perjuangkan agama dengan pengorbanan, jangan menjadikan agama sebagai ladang/tambang untuk mencari penghidupan. ***

Wallahu A’lam.

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock