11 Orang Diamankan Dalam Razia Premanisme Yang Digelar TNI-Polri

CIREBON – Koranprogresif.id – Sebagai bentuk komitmen untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan masyarakat, Kepolisian Resort Cirebon Kota bersama unsur TNI menggelar patroli bersama untuk menertibkan aksi premanisme, pada Kamis (15/5/2025).
Patroli yang digelar di sejumlah titik rawan itu melibatkan berbagai unsur, mulai dari Danlanal Cirebon, Danyon Arhanudse 14/PWY, Kodim 0614 Kota Cirebon, Subdenpom, hingga Brimob dari Batalyon C Pelopor Polda Jabar.
Dalam razia yang digelar Polres Cirebon Kota bersama TNI, petugas berhasil menjaring 11 orang yang diduga terlibat praktik meresahkan, termasuk calo tiket di terminal bayangan dan juru parkir liar.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, menjelaskan bahwa penertiban ini dilakukan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat, terkait calo tiket di terminal bayangan dan juru parkir liar yang memasang tarif seenaknya.
“Hari ini kami mengamankan sebelas orang. Mereka diduga melakukan aktivitas yang mengganggu kenyamanan warga, seperti menjadi calo dan parkir liar,” ujar Kapolres.
Ia menegaskan, operasi ini merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI-Polri dalam menindak tegas aksi premanisme di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.
“Premanisme, apapun bentuknya baik yang terorganisir maupun tidak terorganisir tidak akan kami beri ruang. Ini komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Cirebon,” tegasnya.
Meski tak ditemukan senjata tajam atau narkoba saat operasi, polisi masih mendalami kasus ini dan melakukan pendataan terhadap mereka yang diamankan.
Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu dan tidak takut melapor jika mengalami intimidasi atau gangguan keamanan lainnya dalam bentuk apapun.
“Kami siap hadir untuk masyarakat. Keamanan yang kondusif ini penting, apalagi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di Cirebon,” tutupnya. (Roni)




