12 Hafizh Al-Qur’an, 36 Target Hafalan 2025 dan 13 Ibu-ibu Majelis Ta’lim ABS, Diwisuda dalam Haflah Khotmil Angkatan Ke-4

BOGOR || Koranprogresif.id – Bertempat di halaman Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an ABu bakar Ash-Shiddiq menjadi saksi kekhidmatan acara Khotmil Qur’an. Para khotimin dan khotimat terdiri dari 61 Santri, Sebanyak 12 santri yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz tersebut dengan usia yang pariatif dari 13 Tahun Sampai 20 tahun dalam masa menghafal dengan jangka waktu 4 bulan sampai 2 tahun lamanya, Minggu (21/12).
Haflah Khotmil Qur’an telah sukses dilaksanakan dengan lancar dan penuh khidmat. Tergambar juga antusiasme yang tinggi dari para peserta dan wali murid.
Haflah Khotmil Qur’an merupakan acara tahunan yang selalu dinanti untuk memberikan penghargaan kepada santri yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an sesuai dengan program tafizhul Qur’an PPTQ ABS.
Acara yang dimulai pukul 07.00 dan berakhir pukul 12.20 ini ditutup dengan ceramah Agama dari KH. Ibrahim Haromain, Al-Hafizh, yang merupakan pimpinan Pondok Pesantren At-Tibyan.

Beliau menyampaikan pesan agar seluruh hadirin senantiasa menyempatkan waktu untuk membaca Al-Qur’an minimal satu kali dalam satu tahun untuk mengkhotamkannya. “Karena Membaca Al Qur’an saja merupakan ibadah yang mendapatkan pahala disini Allah SWT,” ungkapnya.
Beliau juga menegaskan bahwa, penghafal Al-Qur’an yang mengamalkan Al Qur’an, diantaranya mereka yang menghalalkan yang halal dan mengharamkan yang haram kelak bisa memberikan mahkota kemuliaan kepada kedua orang tuanya dan memberikan syafaat kepada 10 dari ahli keluarganya. Semoga keberkahan dan kesuksesan senantiasa menyertai langkah-langkah mereka dalam meraih ilmu dan taqwa.
“Dengan diadakannya Haflah Khotmil Qur’an / wisuda Angkatan ke-4 ini, semoga anak-anak semakin cinta dengan Al Qur’an, terus bersemangat untuk senantiasa membaca, menghafal, mentadabburi dan mengamalkan isi Al Qur’an dan menjadikan Al Qur’an sebagai pedoman hidup,” ungkap Dr. Kyai Ahmad Sugiarto, SH, SE, C.EQ, Al Hafizh selaku Khodimul Ma’had Tahfizhul Qur’an Abu Bakar Ash-shiddiq. (Red).








