50 Siswa-siswi Tingkat SMA/SMK/MA, se-Kabupaten Sukabumi Mengikuti Lomba Karya Jurnalistik

SUKABUMI || Koranprogresif.id – Sebanyak 50 Siswa-siswi Tingkat SMA/SMK/MA se-Kabupaten Sukabumi, mengikuti lomba karya jurnalistik, yang digagas PWI Kabupaten Sukabumi, bekerja sama dengan KCD Wilayah V. Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Sukabumi ke-80, Senin baru-baru ini (02-03-2026) di Kantor KCD Wilayah V Sukabumi.
Nuruddin Zain Syamsi, selaku Plt PWI Kabupaten Sukabumi menjelaskan, bahwa lomba ini bertujuan menumbuhkan budaya literasi dan meningkatkan kualitas generasi muda dalam memahami dunia pers secara lebih mendalam, tandasnya kepada peserta.
Menurut Nuruddin Zain Syamsi, tujuan kami mengadakan lomba ini adalah untuk meningkatkan budaya literasi dalam mendukung kualitas generasi muda, untuk mencapai generasi emas 2045 mendatang.
Adapun katagori lomba yang dapat diikuti meliputi penulisan BERITA, FEATURE dan MAKALAH, setiap peserta diperkenankan mengirimkan karya jurnalistik terbaiknya sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
“Kami berharap kegiatan ini juga diharapkan sinergi antara insan pers dan dunia pendidikan, sehingga kedepannya dapat melahirkan bibit-bibit potensial dalam dunia jurnalistik khususnya. Terlebih lagi jurnalistik muda yang tidak hanya cakap menulis, tetapi juga memiliki integritas dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” pintanya.
Dalam rangka kegiatan tersebut, Mumuh.S.Pd,M.Pd mewakili KCD Wilayah V Sukabumi yang juga selaku Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (red-PPID) menyebutkan, kami sangat mengapresiasi atas inisiasi atau ide Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Sukabumi, yang akan menggelar lomba karya jurnalistik bagi siswa-siswi SLTA se-Kabupaten Sukabumi dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (red-HPN) ke-80 tahun 2026, imbuhnya.
Menurut Mumuh, momentum HPN menjadi kesempatan berharga bagi para pelajar Kabupaten Sukabumi, untuk menunjukkan potensi dan kreativitasnya di bidang literasi dilingkungan sekolah, imbuhnya. (Aku Yunus/Agus Teguh).






