Apakah Chaos Nasional, Disebabkan Kasus Ijazah Joko Widodo?

Oleh: Muslim Arbi (Direktur Gerakan Perubahan, Koordinator Indonesia Bersatu dan Koordinator TPUA)
JAKARTA || Koranprogresif.id – Aksi Demontrasi besar di Ibu Kota Negara – Jakarta, 25 – 28 Agustus membuat Indonesia lumpuh.
Kantor-kantor Polisi terbakar, Kantor-kantor DPR di berbagai daerah terbakar, Fasilitas-fasilitas umum terbakar, Rumah-rumah Para Pejabat di jarah dan juga Aksi menuntut Kapolri Mundur atau di mundur di suarakan oleh berbagai kalangan.
Semuanya membuat ekonomi nasional lumpuh, kehidupan sosial menegangkan. Keamanan terganggu, Rakyat takut di mana-mana, Pemda DKI menghitung kerugian puluhan miliar karena kerusakan fasilitas publik, sejumlah Nyawa Melayang. Affan Kurniawan dan mahasiswa banyak yang gugur akibat aksi di berbagai daerah.
Membacakan Alfatihah bagi semua yang korban di berbagai daerah, Lahumul Alfatihah. Allahummagfir lahu warhamhu…
Aksi Chaostic itu terjadi di berbagai Kota: Jakarta, Bandung, Jogyakarta, Surabaya, Makassar hingga Papua. Keamanan nasional terancam.
Disaat sejumlah Aktifis mempersoalkan dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo sedang memanas, di ruang publik maupun di Kepolisian.
Bahkan di ruang-ruang Pengadilan, Gugatan-gugatan demi gugatan di mentahkan oleh Pengadilan di Berbagai Kota, Jakarta, Solo dan Jogyakarta.
Sejumlah stasiun televisi ramai memberitakan soal Ijazah Palsu. Perdebatan di media sosial semakin ramai.
Pembela utama Jokowi, silvester Matutina belum juga di eksekusi oleh Kejaksaan. Padahal kasus nya telah Inkrah di Pengadilan. Seolah Silvester di lindungi oleh Joko Widodo selama berkuasa. Silvester adalah pembela utama Jokowi dalam kasus ijazah Palsu.
Amuk massa dan chaos nasional saat ini menenggelamkan kasus ijazah Palsu.
Publik bertanya: apakah salah satu tujuan chaos nasional saat ini adalah untuk Menenggelam kan isu Ijazah Palsu Jokowi yang sudah semakin memojokkan mantan walikota Solo itu?
Beberapa waktu lalu, ada sesumbar oleh para pengacara dan pembela Jokowi, jika Ijazah ini dibuka ke publik maka menimbulkan kerusuhan?
Saat ini kepolisian sedang mengusut siapa tokoh dibalik chaos nasional saat ini.
Nah pernyataan soal jika Ijazah Palsu di buka ke publik akan mengakibatkan kerusuhan, tidakkah salah satu dari penyebab kerusuhan atau chaos nasional adalah karena ada upaya untuk meredam kasus ijazah Palsu yang semakin memojokkan Joko Widodo bukan?
Kepolisian perlu memeriksa kubu Jokowi yang bilang akan terjadi Chaos jika Ijazah Jokowi di buka kepublik? Tidakkah stateman ini menjadi salah satu sumber penyebab chaos nasional?
Maka, oleh karenanya, Presiden Prabowo perlu segera mengganti Kapolri yang dinilai publik pasang badan untuk bela mantan bos nya itu, agar Kasus Ijazah Palsu segera mendapat titik terang penyelesaian nya.
Karena dari keterangan Roy Suryo cs, dapat di pastikan Ijazah UGM, Palsu!
Apalagi saat di Pengadilan Negeri Solo, Prof Eggi Sudjana dan TPUA saat membela Bambang Tri. Pengadilan tidak dapat membuktikan Ijazah Asli Joko Widodo. ***











