TNI Polri

Berkat Kebersamaan TNI dan Rakyat, Perbaikan Talud Terus Dikebut

PONOROGO || Koranprogresif.id – Pembangunan talud sasaran 1 program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) 129 Kodim 0802/Ponorogo yang ada di Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo yang berdekatan dengan pembangunan jembatan hari ini mulai finishing, Sabtu (08/08/2026).

 

Guna memaksimalkan proses finishing tersebut, sebanyak 17 personel Satgas TMMD 129 yang terlibat pengerjaan di sasaran 1 pembangunan jembatan dengan pimpinan Serka Eko Sudarmawan ditambah lima orang warga dikerahkan untuk menyengkuyung (kerja secara bersama-sama) menuntaskan sasaran tersebut.

 

“Untuk hari ini kami fokus finising talud serta pemerataan jalan, untuk hari ini diperkirakan belum selesai sehingga membutuhkan waktu kurang lebih dua hari, sekarang dan besok,” ujar Serka Eko Sudarmawan.

Tak lupa dia juga mengucap syukur, serta berterimakasih atas kerjasama yang sudah terjalin antara anggota Satgas TMMD dan masyarakat, sehingga semua tanggung jawab yang selama ini menjadi tugasnya bisa tuntas. “Alhamdulillah berkat gotong-royong, kerjasama dan kekompakan yang ada antara TNI dan warga, sasaran talud bisa kami selesaikan biarkan tinggal finishing,” pungkas Serka Eko Sudarmawan asal satuan Yonif TP 934 Pacitan tersebut.

 

Ada pemandangan yang sangat menggugah hati Tim Satgaspen TMMD 129 Buku Lor disaat sedang berada di lokasi pembangun/ pemasangan paving jalan (di perempatan jalan depan sekolah MI), para anggota Satgas TMMD 129 Bulu Lor bersama masyarakat sedang giat-giatnya bekerja memasang paving jalan, sementara ada dua prajurit tiba-tiba meninggalkan pekerjaan dan bergegas menghampiri ibu yang berada di pinggir jalan yang hendak menaikkan karung berisi gabah ke atas motor.

 

“Sini Buk biar kami angkat naikkan ke atas motor,” ujar salah satu prajurit sambil memegang karung bersama temannya yang ternyata adalah Prada Azis dan Prada Wawan tersebut untuk selanjutnya ditaruh diatas jok motor milik Ibu penjual gabah.

Hal tersebut tentu membuat ibu penjual gabah yang bernama Ibu Nanik tersebut sangat terbantu. “Oalah pak jadi merepotkan saja, terimakasih nggih pak,” ujarnya dengan nada senang sambil tersenyum yang selanjutnya membunyikan mesin motor dan siap berjalan pulang membawa barang hasil kerja hari itu (membeli gabah dari warga Desa Bulu Lor).

 

Pembangunan paving jalan poros Desa Bulu Lor, panjang jalan yang dibangun hampir mencapai satu kilo meter ini tampak terus dikerjakan. Terpantau saat malam hari, anggota Satgas TMMD ke-129 bersama warga Desa Bulu Lor melaksanakan pemasangan paving stone pada badan jalan. Sedangkan saat siang hari mereka melaksanakan pengukuran dan penimbangan kerataan jalan yang dibangun dengan benang. Tampak siang ini belasan anggota Satgas TMMD sedang menyiapkan galian pondasi pada kanan kiri jalan, dengan menggalinya sedalam list samping paving stone antara 20 hingga 30 senti meter.

 

Jalan poros Desa yang dibangun, awalnya adalah merupakan jalan aspal yang telah rusak berat. Tak ayal, kondisi bahu jalan terdiri dari pasir dan batu (sirtu) yang padat dan keras sehingga para pekerja disasaran ini kesulitan untuk menggalinya. Untuk mengatasi hal tersebit, anggota Satgas TMMD bersama masyarakat mengerah bor-bor besar yang biasanya untuk menembus beton untuk menggali pondasi pembangunan paving jalan ini. Sebagian bor-bor ini dibawa anggota Satgas TMMD, sebagian lagi dengan sukarela masyarakat Desa Bulu Lor membawa sendiri alat ini untuk kelancaran pekerjaan hari ini.

 

Menurut Sukariyadi (58), Kasun Ngipik Desa Bulu Lor, memang dulunya jalan ini kan aspal, sudah sangat lama dan rusak berat. Sekarang tinggal pasir dan batu padat saja, aspalnya sudah hilang. “Makanya ya begini, keras sekali saat mau menggali pondasi pavingnya,” ujarnya.

 

Lebih lanjut Kamituwo Ngipik itu mengungkapkan, cara menggali yang paling mudah ya pakai bor beton ini pak, dengan begini pekerjaan galian dalat lebih mudah dikerjakan, tinggal mengeruk sirtu yang telah dilepaskan kepadatannya.

 

Sukariyani menuturkan bahwa, sebagian Bapak-bapak TNI ini yang membawa, sebagian lagi masyarakat sini meminjamkan bornya, sebab dibutuhkan banyak bor untuk menggali pondasi kanan kiri pembangunan paving jalan. Sedangkan untuk listriknya, disediakan oleh warga masyarakat terdekat dengan lokasi pekerjaan. (Red/Pam).

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock