Cheng Ho Cup 2026 Buktikan Event Olahraga Mampu Gerakkan Ekonomi Daerah

KOTA CIREBON – Koranprogresif.id – Turnamen bola basket internasional Invitational Summer Tourney Cheng Ho Cup 2026 kembali digelar pada 5-11 Juli 2026 yang berlangsung di GOR GMC Basketball Arena, Kota Cirebon.
Turnamen yang sebelumnya sempat vakum, kini hadir kembali dengan format lebih meriah. Ajang kali ini menampilkan laga seru dari kategori veteran, U-25 putra, dan women open, dengan melibatkan tim nasional maupun internasional.
Turnamen tersebut tidak hanya menghadirkan persaingan sengit di lapangan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi dan pariwisata Kota Cirebon.
Memasuki hari keenam pertandingan, Jumat (10/7/2026), salah satu laga yang menyita perhatian mempertemukan Spartan Renon asal Denpasar, Bali, dengan Gradner College dari Filipina pada kategori U-25 Putra. Kedua tim tampil agresif dengan permainan berintensitas tinggi dan teknik yang memukau, sehingga mendapat apresiasi dari ratusan penonton yang memadati arena pertandingan.
Ketua Pelaksana Cheng Ho Cup 2026 yang juga Ketua GMC Cirebon, Ncoo Lie Wen, mengatakan turnamen tersebut telah memasuki tahun keempat penyelenggaraan sejak kembali digelar pada 2022, setelah sebelumnya sempat vakum.
Menurutnya, Cheng Ho Cup awalnya hanya diperuntukkan bagi kategori veteran. Namun, kini turnamen berkembang dengan mempertandingkan berbagai kelompok usia, termasuk kategori U-25 putra dan putri, serta kategori veteran usia 45, 50, 55, hingga 60 tahun.
“Untuk tahun ini peserta berasal dari Indonesia, Malaysia, dan Filipina. Kami berharap ke depan turnamen ini bisa lebih besar lagi dan mendapat dukungan dari berbagai pihak sehingga semakin banyak negara yang ikut berpartisipasi,” ujar Ncoo Lie Wen, (10/7/2026)
Ia menegaskan, selain menjadi ajang kompetisi, Cheng Ho Cup juga membawa misi mempererat persahabatan antarpeserta sekaligus menjadi sarana pembinaan olahraga basket di Kota Cirebon.
Tak hanya itu, penyelenggaraan turnamen juga diyakini mampu menggerakkan roda perekonomian daerah. Kehadiran atlet, ofisial, dan pendukung dari luar kota maupun luar negeri memberikan dampak terhadap tingkat hunian hotel, sektor kuliner, hingga pelaku UMKM.
“Dengan adanya turnamen ini tentu hotel, kuliner, dan sektor lainnya ikut bergerak. Selain itu, peserta dari luar daerah juga bisa mengenal budaya dan potensi pariwisata Kota Cirebon,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Cirebon, Andi Wibowo, mengapresiasi penyelenggaraan Cheng Ho Cup 2026 yang dinilai mampu mengangkat citra Kota Cirebon sebagai tuan rumah event olahraga bertaraf internasional.
Ia menyebut antusiasme atlet dan ofisial sangat tinggi, terlebih dengan keikutsertaan tim dari Malaysia dan Filipina yang menambah nilai internasional pada turnamen tersebut.
“Pemerintah Kota Cirebon, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga bersama Pak Wali Kota, sangat mendukung kegiatan seperti ini karena dampaknya sangat luar biasa. Kehadiran peserta dari dalam maupun luar negeri memberikan manfaat bagi hotel, kuliner, hingga UMKM. Ini menjadi modal yang sangat baik untuk terus menghadirkan event olahraga berskala
internasional di Kota Cirebon,” ujar Andi.
Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Cirebon dan GMC, Cheng Ho Cup diharapkan terus berkembang menjadi agenda olahraga tahunan yang tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga memperkuat sektor sport tourism serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (RN)











