Mitra TNI

Danlanal Semarang Hadiri Apel Kesiapsiagaan Bencana 2026 dan Deklarasi Kecamatan Tangguh Bencana

 

SEMARANG — Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Semarang Kolonel Marinir Sabprowanto, S.H., M.Sc., menghadiri Apel Gladi Lapangan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Tahun 2026 dan Deklarasi Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) Kota Semarang, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan tersebut digelar di halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Kompleks Terminal Penggaron, Jalan Brigjen Sudiarto, Kecamatan Pedurungan. Apel dipimpin oleh Kepala BPBD Kota Semarang, Drs. Endro Pudyo Martantono, M.Si., serta diikuti personel gabungan dari berbagai instansi dan organisasi kemasyarakatan.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Dirpolairud Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Kobul Syahrin Ritonga, S.I.K., M.Si., M.Han., perwakilan Polrestabes Semarang, Kodim 0733/Kota Semarang, Satpol PP Kota Semarang, Dinas Pemadam Kebakaran, Basarnas, BPBD daerah sekitar, serta unsur relawan dan instansi terkait lainnya.

Dalam amanat Wali Kota Semarang Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M., yang dibacakan oleh Kepala BPBD Kota Semarang, ditegaskan bahwa upaya pengurangan risiko bencana harus dilakukan sejak dini melalui pencegahan, mitigasi, edukasi masyarakat, serta penguatan koordinasi lintas sektor.

Kesiapsiagaan tidak boleh hanya dilakukan ketika bencana terjadi, tetapi harus dibangun melalui perencanaan yang matang, kesiapan personel dan peralatan, kelancaran komunikasi, kejelasan jalur evakuasi, serta penyampaian informasi peringatan dini secara cepat dan mudah dipahami masyarakat.

Apel gladi lapangan juga menjadi sarana untuk menguji kesiapan setiap unsur dalam memahami tugas, fungsi, dan tanggung jawab masing-masing, termasuk mekanisme koordinasi serta penanganan keadaan darurat. Hasil pelaksanaan gladi diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas penanggulangan bencana di Kota Semarang.

Keterlibatan TNI-Polri dalam upaya penanggulangan bencana merupakan bagian penting dari sinergi lintas sektor, khususnya dalam mendukung pengamanan, mobilisasi, evakuasi, dan penanganan kondisi darurat sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi terkait, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan Kota Semarang yang tangguh menghadapi bencana, sejalan dengan semangat “Semarang Tangguh, Semua Terlibat, Semua Selamat.” (Pen Lanal Semarang)

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock