Parlemen

DPRD Kota Cirebon dan Bank Indonesia Perkuat Sinergi Jaga Inflasi serta Percepat Digitalisasi Daerah

KOTA CIREBON – Koranprogresif.id – Ketua DPRD Kota Cirebon, Andrie Sulistio SE, menghadiri kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Cirebon, Selasa (19/5/2026).

Pertemuan tersebut menjadi forum strategis dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, serta berbagai pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas inflasi dan mempercepat digitalisasi transaksi di wilayah Cirebon.

Dalam agenda tersebut, TPID membahas sejumlah langkah strategis untuk mengendalikan inflasi daerah. Upaya yang menjadi fokus meliputi penguatan ketersediaan pasokan bahan pokok, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga, hingga penguatan komunikasi kepada masyarakat terkait kondisi ekonomi dan harga kebutuhan pokok.

Sementara itu, TP2DD membahas percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi, efisiensi layanan publik, optimalisasi pendapatan daerah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Ketua DPRD Kota Cirebon, Andrie Sulistio, menegaskan pentingnya langkah antisipatif dalam menghadapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang hari raya keagamaan. Menurutnya, lonjakan permintaan masyarakat pada periode tersebut sering kali berdampak pada kenaikan harga pangan.

“Mendekati hari raya harga pangan biasanya naik, harus kita pikirkan agar masyarakat tidak terbebani. Sebuah strategi harus dipikirkan agar tidak berdampak begitu meluas sehingga masyarakat tidak terdampak kenaikan harga. Hal ini menjadi komitmen bersama untuk menjaga inflasi di daerah,” ujar Andrie.

Ia menilai pengendalian inflasi bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh pihak, termasuk Bank Indonesia, pelaku usaha, distributor, dan masyarakat.

Menurut Andrie, stabilitas harga kebutuhan pokok sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama kelompok ekonomi menengah ke bawah yang paling rentan terdampak fluktuasi harga.

Karena itu, ia berharap sinergi yang telah terbangun melalui TPID dan TP2DD dapat terus diperkuat agar berbagai kebijakan pengendalian inflasi dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Pengendalian inflasi ini penting untuk menjaga daya beli masyarakat, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah berkelanjutan,” katanya.

Melalui forum HLM TPID dan TP2DD tersebut, Pemerintah Kota Cirebon bersama Bank Indonesia berkomitmen memperkuat koordinasi dalam menjaga stabilitas harga, meningkatkan ketahanan ekonomi daerah, serta mempercepat transformasi digital guna mendukung pelayanan publik yang lebih modern, transparan, dan efisien.

Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan kondisi ekonomi yang stabil, menjaga kesejahteraan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Cirebon yang lebih kuat dan berkelanjutan di tengah berbagai tantangan ekonomi yang terus berkembang.

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock