Gotong Royong TNI-Rakyat Warnai Pengecoran Jalan TMMD Di Desa Solodiran

KLATEN – Pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Solodiran Kecamatan Manisrenggo Kabupaten Klaten wilayah jajaran Kodim 0723/Klaten terus berjalan secara bertahap dan menunjukkan progres positif. (7/5/2026)
Memasuki tahapan pengecoran betonisasi jalan, personel TNI dari Koramil 12/Manisrenggo bersama masyarakat Desa Solodiran bahu-membahu melaksanakan pekerjaan secara gotong royong guna mempercepat pembangunan infrastruktur desa yang menjadi sasaran fisik TMMD.
Kegiatan pengecoran betonisasi tersebut dilaksanakan dengan semangat kebersamaan antara aparat TNI dan warga masyarakat. Sejak pagi hari, anggota Koramil 12/Manisrenggo bersama warga telah berkumpul di lokasi kegiatan untuk melaksanakan apel bersama dan doa sebelum pekerjaan dimulai. Apel dipimpin langsung oleh Bati Tuud Koramil 12/Manisrenggo, Peltu Toni didampingi Babinsa Desa Solodiran.
Dalam arahannya, Peltu Toni menyampaikan bahwa apel dan doa bersama merupakan bentuk ikhtiar untuk memohon keselamatan serta kelancaran selama pelaksanaan kegiatan TMMD berlangsung. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi serta menumbuhkan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
“Melalui apel dan doa bersama ini, kita berharap seluruh rangkaian kegiatan TMMD dapat berjalan aman, lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Semangat gotong royong yang terjalin antara TNI dan warga menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program pembangunan ini,” ujar Peltu Toni di sela kegiatan.
Ia menambahkan, sasaran betonisasi jalan dalam program TMMD Sengkuyung Tahap II ini diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi masyarakat, memperlancar mobilitas hasil pertanian, serta mendukung pertumbuhan ekonomi warga Desa Solodiran dan sekitarnya.
Suasana kebersamaan tampak begitu kuat di lokasi pengerjaan. Warga dari berbagai kalangan turut terlibat aktif membantu proses pengecoran betonisasi, mulai dari pengangkutan material, pengadukan semen, hingga perataan cor jalan. Kehadiran anggota TNI di tengah masyarakat juga memberikan motivasi tersendiri bagi warga untuk terus menjaga budaya gotong royong yang menjadi ciri khas kehidupan pedesaan.
Salah seorang warga Desa Solodiran, Harno mengaku senang dan berterima kasih atas pelaksanaan program TMMD di wilayahnya. Menurutnya, pembangunan jalan beton tersebut sangat dinantikan masyarakat karena akan mempermudah aktivitas sehari-hari, khususnya akses pertanian dan distribusi hasil panen.
“Kami merasa terbantu dengan adanya TMMD ini. Jalan yang sebelumnya kurang baik kini diperbaiki melalui betonisasi sehingga nantinya lebih mudah dilalui warga maupun kendaraan pengangkut hasil pertanian,” ungkapnya.
Program TMMD sendiri merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Selain membangun infrastruktur, TMMD juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Kodim 0723/Klaten terus berkomitmen mendukung percepatan pembangunan wilayah melalui program TMMD yang dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan seluruh sasaran fisik maupun nonfisik TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Solodiran dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (Red)









