Ekonomi & Bisnis

KA Argo Bromo Anggrek Anjlok, KAI Daop 3 Lakukan Penanganan dan Alihkan Perjalanan

KOTA ‎CIREBON – Koranprogresif.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) saat ini terus melakukan langkah-langkah penanganan pasca anjloknya KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi – Gambir yang terjadi di emplasemen Stasiun Pegaden Baru, pada Jumat (1/8/2025) pukul 15.47 WIB.

‎Manager Humas Daop 3 Cirebon Muhibbuddin menjelaskan bahwa dari total rangkaian KA Argo Bromo Anggrek, terdapat lima kereta yang mengalami anjlok yaitu satu kereta pembangkit, dua kompartemen, dan dua kereta eksekutif. Sementara itu, tujuh kereta lainnya tidak terdampak dan tetap berada diatas rel.

‎Sebagai bagian dari penanganan, seluruh penumpang telah dievakuasi dan dialihkan menggunakan kendaraan untuk melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.

‎”Dari total 259 penumpang terdapat 1 penumpang yang mengalami luka-luka ringan, dan telah dilakukan pemeriksaan ke Rumah Sakit dan dinyatakan sudah diperbolehkan pulang,” ujar Muhibbudin dari keterangan resminya, Jumat (1/8/2025).

‎Selain itu, untuk penumpang dari KA Brantas relasi Pasarsenen – Blitar akan dialihkan menggunakan kendaraan bus menuju Stasiun Tegal untuk melanjutkan perjalanan dengan KA lanjutan.

‎Insiden ini juga berdampak terhadap keterlambatan sejumlah perjalanan kereta yang melintas di jalur utara antara Jakarta dan Ciebon. Beberapa kereta api yang terdampak antara lain:

‎1. Ka 152 (Brantas)/Pasarsenen-Blitar
‎2. Ka 254 (Kertajaya)/Pasarsenen-Surabayapasarturi
‎3. Ka 38 (Brawijaya) Gambir-Malang
‎4. Ka 18 (Argo Sindoro) Gambir-Semarangtawang
‎4. Ka 8 (Bima) Gambir-Surabayagubeng
‎5. Ka 61 (Sembrani) Surabayapasarturi-Gambir
‎6. Ka 259 (Tawangjaya) Semarangponcol-Pasarsenen
‎7. Ka 161 (Bangunkarta) Jombang-Pasarsenen
‎8. Ka 89 (Gaya Baru Malam) Surabayagubeng- Pasarsenen
‎9. Ka 123 (Cakrabuana) Cirebon- Gambir
‎10. Ka 5 (Argo Semeru) Surabayagubeng-Gambir
‎11. Ka 115(Sawunggalih) Kutoarjo- Pasarsenen
‎12. Ka 27 (Argo Merbabu)/Semarangtawang -Gambir
‎13. Ka 203 (Tegal Bahari) Tegal-Pasarsenen
‎14. Ka 29F (Argo Anjasmoro) Surabayapasarturi-Gambir
‎15. Ka 179 (Tawangjaya Premium)/Semarangtawang-Pasarsenen
‎16. Ka 119 (Gunungjati) Semarangtawang- Gambir
‎17. Ka 269 (Matarmaja)/Malang-Pasarsenen

‎Selanjutnya KAI memberlakukan pola operasi memutar pada beberapa perjalanan kereta api yang sebelumnya melalui rute Cirebon – Cikampek /pp menjadi rute Cirebon / Tegal – Purwokerto – Kroya – Banjar – Bandung – Cikampek/pp. Ada 4 KA yang mengalami pola operasi memutar tersebut diantaranya : KA Ciremai relasi Bandung – Semarang Tawang, KA Tawang Jaya Premium relasi Semarang Tawang – Pasar Senen, KA Brawijaya relasi Gambir  – Malang, dan KA Anjasmoro relasi Surabaya Pasar Turi – Gambir.

‎KAI menegaskan komitmennya untuk meminimalisir dampak terhadap pelanggan dan memastikan perjalanan kereta api lainnya tetap terlayani. Sebagai bagian dari upaya pemulihan, KAI akan memberikan kompensasi sesuai dengan aturan service recovery yang berlaku, untuk memastikan kenyamanan pelanggan.

‎”Keselamatan dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama kami, dan kami akan terus berupaya meningkatkan layanan kami agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan,” tambahnya.

‎KAI menyampaikan mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang tidak diinginkan oleh semua pihak tersebut.

‎”Kami dengan pihak-pihak terkait terus melakukan upaya evakuasi dan normalisasi jalur agar perjalanan kembali lancar,” pungkasnya. (Roni)

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock