Kesenden Pertahankan Zero Stunting, Gebras 2025 Dihadiri Ketua TP PKK Kota Cirebon

KOTA CIREBON – Koranprogresif.id – Pemerintah Kelurahan Kesenden kembali menguatkan upaya pencegahan stunting dengan menggelar kegiatan Gerakan Bersama Berantas Stunting (Gebras) pada Kamis (27/11/2025).
Acara ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Cirebon, Noviyanti Effendi Edo, yang memberikan dukungan langsung kepada seluruh kader, ketua RW, serta perangkat kelurahan.
Lurah Kesenden, Ruliyanto, menyampaikan bahwa wilayahnya saat ini berhasil mempertahankan status zero stunting, meski tetap ada warga yang masuk kategori berisiko.
“Alhamdulillah hari ini kami melaksanakan Gebras. Kehadiran Ibu Ketua TP PKK menjadi dorongan besar bagi kami. Untuk angka stunting sendiri, Alhamdulillah di Kelurahan Kesenden sudah zero. Namun, yang harus kami waspadai adalah risiko stunting,” ujarnya.
Untuk memperkuat pencegahan, Kelurahan Kesenden juga mengembangkan inovasi “Rumah Gizi” bekerja sama dengan Rumah Zakat. Program ini menyediakan tambahan asupan gizi bagi warga yang teridentifikasi memiliki risiko stunting agar tidak berkembang menjadi kasus baru.
Sementara itu, Kepala Penyuluh KB Kecamatan Kejaksan, Supriyatna, mengungkapkan bahwa Kota Cirebon menargetkan angka risiko stunting sebesar 13 persen. Namun, Kesenden justru berada lebih rendah, yakni di angka 11 persen.
“Zero stunting pada 2023 itu benar, datanya ada. Untuk tahun ini memang ada risiko stunting karena banyak warga yang sedang hamil dan melahirkan, tetapi jumlahnya tetap di bawah standar kota,” jelasnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang tersebar di setiap RW, terdiri dari petugas kesehatan, kader PKK, serta kader KB. Mereka menjadi ujung tombak pendataan, pendampingan, dan pemantauan ibu hamil maupun balita.
“Dukungan Pak Lurah juga sangat aktif. Gebrakan-gebrakan seperti kegiatan hari ini memberi dampak cukup besar dalam pencegahan stunting baru,” tambahnya.
Berdasarkan catatan penyuluh KB, angka risiko stunting di Kesenden pada 2024 dan 2025 tercatat menurun dan stabil, tidak menunjukkan kenaikan.
Di sisi lain, Ketua TP PKK Kota Cirebon, Noviyanti Effendi Edo, memberikan apresiasi atas capaian Kelurahan Kesenden yang mampu mempertahankan zero stunting.
“Alhamdulillah saya bisa hadir. Di Kesenden ini zero stunting, hanya ada risiko stunting dan itu harus terus dipantau. Insya Allah Kesenden bisa mempertahankan capaian baik ini,” tuturnya.
Noviyanti menyampaikan bahwa angka stunting di Kota Cirebon mengalami penurunan dari 14,6 persen menjadi 12,8 persen. Meski demikian, ia mengingatkan agar seluruh pihak tidak lengah.
“Kita harus tetap memantau karena angka stunting ini dinamis. Jangan sampai kita terlena sehingga terjadi kenaikan kembali,” ujarnya.
Noviyanti juga mengimbau para ibu, terutama yang baru memiliki bayi, untuk menjaga gizi dan kebersihan lingkungan.
“Makanan bergizi tidak harus mahal. Yang penting perhatikan asupan gizi anak agar tidak memunculkan risiko stunting baru,” pungkasnya. (Roni)







