Pendidikan

Mahasiswa PBA STAI Yogyakarta Gelar Outing Class di Lesehan Kesatrian Gunungkidul

 

GUNUNGKIDUL || Koranprogresif.id – Sekitar 15 mahasiswa semester lima Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) STAI Yogyakarta mengikuti kegiatan outing class di Lesehan Kesatrian, Kabupaten Gunungkidul, Senin, 15 Desember 2025. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 17.00 WIB ini dirancang sebagai pembelajaran kontekstual di luar kelas untuk memperkaya pemahaman akademik sekaligus menguatkan relasi antarmahasiswa.

Lesehan Kesatrian dipilih karena suasananya yang terbuka dan tenang. Hamparan alam khas Gunungkidul memberi ruang belajar yang lebih rileks, jauh dari sekat ruang kelas. Sejak pagi, mahasiswa tampak berdatangan dengan raut antusias. Mereka menyiapkan alat tulis, bahan diskusi, dan perangkat pendukung pembelajaran lainnya. Sejumlah mahasiswa terlihat memanfaatkan waktu awal untuk berdiskusi ringan sebelum sesi materi dimulai.

Materi outing class disampaikan oleh dosen pengampu, K.H. Muhammad Rofik Mualimin, Lc., M.Pd.I. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya pembelajaran bahasa Arab yang adaptif dan kontekstual. Menurutnya, bahasa tidak hanya dipelajari sebagai struktur, tetapi juga sebagai alat komunikasi yang hidup dan dekat dengan realitas sosial mahasiswa.

Dengan gaya penyampaian yang komunikatif, K.H. Muhammad Rofik mengajak mahasiswa berdialog, bertanya, dan menyampaikan pandangan. Diskusi berlangsung dinamis. Mahasiswa terlihat aktif menanggapi materi, baik melalui pertanyaan maupun pemaparan singkat hasil pemikiran mereka. Suasana belajar yang santai membuat mahasiswa lebih berani berbicara dan mengemukakan ide.

Di sela-sela sesi materi, panitia memberi waktu istirahat dan makan siang bersama. Momen ini dimanfaatkan mahasiswa untuk saling mengenal lebih dekat, berbagi pengalaman akademik, serta memperkuat kerja sama. Setelah istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok dan refleksi pembelajaran. Mahasiswa diminta mengaitkan materi yang diperoleh dengan praktik pembelajaran bahasa Arab di masa depan.

Kegiatan outing class ini dinilai memberi sejumlah manfaat. Pertama, mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda, sehingga mampu mengurangi kejenuhan rutinitas perkuliahan. Kedua, suasana terbuka membantu mahasiswa lebih fokus dan kreatif dalam memahami materi. Ketiga, interaksi intensif antara dosen dan mahasiswa memperkuat pemahaman sekaligus membangun kedekatan akademik.

Selain itu, outing class juga melatih mahasiswa untuk bekerja sama, berkomunikasi secara efektif, dan menghargai pendapat orang lain. Nilai-nilai tersebut dinilai penting bagi calon pendidik bahasa Arab yang tidak hanya dituntut menguasai materi, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan pedagogis yang baik.

Menjelang sore, kegiatan ditutup dengan evaluasi singkat dan foto bersama. Mahasiswa mengaku mendapatkan pengalaman berharga dan berharap, kegiatan serupa dapat terus dilakukan di semester berikutnya.

Outing class PBA STAi Yogyakarta di Lesehan Kesatrian Gunungkidul ini, menjadi bukti bahwa belajar dapat berlangsung di mana saja, tanpa kehilangan esensi akademik, sekaligus menghadirkan suasana yang lebih hidup dan bermakna. (MRM/Red).

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock