Milangkala Ke-4 Payung Suci, Berkontribusi Terhadap Pembangunan Kota Cirebon

KOTA CIREBON – Koranprogresif.id – Paguyuban Urang Sumedang di Cirebon (Payung Suci) berkumpul bersama di Gedung Pertemuan Wiskarosa Jln Wahidin Kota Cirebon, Minggu (12/01/2025) dalam ulang tahun atau Milangkala ke 4.
Dengan tema ‘Ngahiji, Ngajadi, Ngabakti’, Ketua umum Payung Suci, M. Danny Djaelani mengungkapkan bahwa payung suci harus ada 3 elemen untuk bersama membangun Cirebon khususnya.
Turut hadir sejumlah tokoh dalam peringatan Milangkala ke-4 Payung Suci tersebut, diantaranya Sri Radya Keraton Sumedang Larang, HRI Lukman Sumadisuria yang datang langsung dari Sumedang, Walikota Cirebon periode 2003-2013, Subardi, Prabu Diaz serta Walikota Cirebon terpilih Effendi Edo hadir dalam acara tersebut.
Ketua Umum Payung Suci, M. Danny Djaelani mengungkapkan bahwa banyak yang harus kita evaluasi terutama bagaimana kita tetap berdekatan paguyuban, kekompakan khususnya wargi payung suci yang ada di Cirebon untuk bisa kontribusi terhadap pembangunan kota Cirebon dari berbagai aspek.
“Karena ini kita adalah paguyuban tentunya kita akan prioritaskan sekali dari segi budaya dulu. Nanti kita juga akan berdampak bagaimana kita berkolaborasi memperindah, mempercantik bahkan memajukan kota Cirebon secara umum,” ujar Danny
Ke depannya Paguyuban Payung Suci akan berkolaborasi dengan komunitas lain agar bisa melangkah maju untuk memajukan kota Cirebon.
“Mudah mudahan dengan kolaborasi dengan komunitas lain kita bisa melangkah pada hal hal yang spesifik nantinya kita melihat kota Cirebon secara insfratruktur terbangun dengan baik terus segi pendidikan, kesehatan juga pelayanannya lebih optimal kepada masyarakat hanya untuk kesejahteraan,” Ucapnya
“Harapan kami pada Milangkala ke 4 ini tentunya kita mengundang teman teman dari paguyuban lain untuk bersama-sama ngahiji, ngajadi, ngabakti untuk Cirebon. Kita dorong kearifan lokal yang ada untuk menjadi destinasi wisata unggulan,” Kata Dani
Sementara itu, di sela acara tersebut Walikota Cirebon terpilih, Effendi Edo mengapresiasi kehadiran wargi Payung Suci, yang mana paguyuban ini sudah eksis mewarnai perkembangan Cirebon hingga tahun keempat.
“Alhamdulillah Payung Suci sudah 4 tahun hadir di Cirebon. Milangkala ke-3 saya bisa hadir, dan yang keempat juga bisa kembali hadir,” ungkap Edo.
Selain itu, Edo pun menyaksikan sendiri, eksistensi perjalanan empat tahun Payung Suci dan kontribusinya untuk Kota Cirebon, sehingga kedepannya perlu apresiasi dan kolaborasi antara pemerintah, dengan paguyuban dan organisasi kedaerahan lain untuk menyamakan persepsi terkait pembangunan Cirebon.
“saudara-saudara kita dari Sumedang, yang saat ini tinggal di Cirebon sangat luar biasa, mereka guyub, mereka ikut berpartisipasi membangun Kota Cirebon. Ini juga keuntungan buat Cirebon, ada warga yang berasal dari luar Cirebon, tapi berusaha untuk ikut membangun Cirebon,” ujarnya.
Insya Allah wargi Payung Suci semakin banyak, dan semakin banyak berkontribusi. Pemerintah harus memberikan apresiasi, bukan hanya dari Cirebon, dari daerah lain pun, karena menjadi keluarga besar Cirebon. (Roni)











