Ekonomi & Bisnis

Nasi Kebuli Barokah Hadir di Talun Cirebon, Sajikan Nasi Kebuli Ayam Rp18 Ribu yang Ramah di Kantong

Kab. CIREBON – Koranprogresif.id – Kuliner khas Timur Tengah kini semakin mudah dijangkau masyarakat. Kedai Nasi Kebuli Barokah kini hadir di Jl. P. Cakrabuana , Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon ini menawarkan menu unggulan nasi kebuli ayam dengan harga terjangkau, hanya Rp18.000 per porsi.

Kedai yang dimiliki Kristin Sutriani dan Zaenal ini terbilang masih baru, karena baru beroperasi sekitar tiga bulan. Meski demikian, antusiasme masyarakat cukup tinggi sejak awal dibuka.

“Ini usaha pertama kami di sini, belum ada cabang. Alhamdulillah responnya bagus,” ujar Zaenal, (12/4/2026).

Menu andalan di tempat ini adalah nasi kebuli yang dibuat menggunakan beras basmati yang dipadukan dengan toping ayam panggang dan ayam rempah.

‎Menurutnya, penggunaan beras jenis ini dikenal memiliki kadar kalori lebih rendah dibandingkan beras biasa, sehingga dinilai lebih sehat dan aman dikonsumsi, termasuk bagi penderita diabetes maupun penyakit jantung.

Tak hanya itu, pilihan toping yang disajikan juga beragam, mulai dari ayam panggang, ayam rempah, hingga kambing bakar dan kambing rempah. Namun, menu nasi kebuli ayam menjadi yang paling diminati pelanggan.

“Untuk menu best seller kami yakni nasi kebuli ayam rempah dan ayam panggang,” kata Zaenal.

Dengan harga Rp18.000 per porsi, pelanggan sudah bisa menikmati nasi kebuli ayam dengan kualitas premium.

‎Ia menjelaskan, untuk seluruh menu yang diolah tanpa menggunakan MSG. Selain itu, menu ini menggunakan racikan rempah-rempah murni khas Timur Tengah seperti kapulaga, bunga lawang, cengkeh, dan lada hitam.

‎Kedai tersebut menawarkan berbagai paket, diantaranya porsi personal dan juga menyediakan paket makan bersama untuk 3 hingga 5 orang dengan harga mulai dari Rp80.000. Paket tersebut bahkan dapat dikombinasikan antara menu ayam dan kambing sesuai selera.

Dalam sehari, kedai ini mampu menjual sekitar 100 hingga 150 porsi, belum termasuk pesanan untuk dibawa pulang. Omzet harian pun mencapai kisaran Rp2,5 juta dan bisa meningkat saat akhir pekan.

Untuk menjaga kualitas rasa, seluruh bahan diolah secara fresh tanpa melalui proses pembekuan. Dalam waktu 1 hingga 2 hari, sekitar 30 kilogram bahan habis terjual sebelum kembali diproduksi ulang.

Selain nasi kebuli, kedai ini juga menyediakan menu tambahan seperti roti canai dan martabak Mesir. Ke depan, mereka berencana menghadirkan kebab dan shawarma, serta mengembangkan layanan paket akikah dan kambing panggang.

Zaenal menambahkan, konsep yang diusung adalah menghadirkan kuliner Arab yang identik mahal menjadi lebih terjangkau bagi semua kalangan.

“Kami ingin semua orang bisa menikmati nasi kebuli dengan harga yang bersahabat, tanpa mengurangi kualitas,” ujarnya.

Dengan konsep tersebut, Nasi Kebuli Barokah optimistis dapat terus berkembang dan menjadi salah satu destinasi kuliner favorit di Cirebon. (Roni)

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock