Nusantara

NGOPI PILKADA, PGSI BEKALI PULUHAN ANGGOTANYA YANG MENJADI BADAN ADHOC PPS AGAR BEKERJA PROFESIONAL

DEMAK || koranprogresif.id – NGOPI (Ngobrol Pintar) seputar PILKADA 2024, dilaksanakan PGSI kali ke-2, bertempat di RM K-POP Chicken Barbeque Korea, Desa Tlogorejo, Karangawen, Demak, Sabtu malam (25/5/2024).

“Sebagai tim adhoc penyelenggara Pilkada 2024, baik ditingkat PPK, PPS atau nantinya KPPS, tentunya akan terikat dengan kode-etik maupun peraturan perundang-undangan Pemilu. Maka harap bapak/ibu yang hadir ataupun semua yang lolos tahapan seleksi PPS oleh KPU di 14 Kecamatan, bisa bekerja dengan berpedoman pada peraturan yang berlaku,” pesan Noor Salim, Ketua PGSI Demak yang juga pengurus Majelis Daerah KAHMI.

Lanjutnya, Badan adhoc harus benar- benar menjunjung tinggi netralitas dalam pilkada, bahkan sebisa mungkin juga menjadi agen untuk mendorong masyarakat terutama pemilih pemula, supaya berpartisipasi aktif menggunakan hak pilihnya sesuai konstitusi, Yakusa, Yakin Usaha Sampai, tambah Salim.

Ia juga berpesan agar setelah dilantik oleh KPU, pada hari Minggu (26 Mei 2024), segera bekerja dan bekerjasama dengan tim.

“Tak kalah penting adalah selama delapan bulan kedepan, tim adhoc harus bisa bekerjasama dengan pengawas pemilu baik bawaslu, panwascam, pengawas desa hingga pengawas TPS, karena mereka adalah mitra penyelenggara pemilu sesuai amanah undang- undang,” pungkas Salim.

*GURU JADI PPS, TETAP FOKUS DUA SISI*

Sementara itu, Asmah, salah satu guru yang terpilih sebagai anggota PPS dari Desa Margohayu, Kecamatan Karangawen, Demak, ditengah mengikuti pelantikan PPS se-Kabupaten Demak yang bertempat di halaman Sekda mengatakan bahwa, kendati telah dilantik secara resmi menjadi anggota PPS namun tetap bisa fokus pada dua hal, yaitu dunia pendidikan dan adhoc PPS.

“Insya Allah saya bisa fokus membagi waktu, mengabdi pada dua sisi, yakni sebagai anggota PPS dan pengajar di Madrasah,” tegasnya.

Dia menjelaskan bahwa, tujuan utama menjadi anggota PPS bukan karena semata soal materi honor.

“Bagi saya, menjadi anggota PPS adalah untuk mengabdikan diri pada negara dibidang Pemilu, karena sebelumnya pernah menjadi pengawas TPS dan anggota KPPS beberapa kali,” jelas perempuan cantik jebolan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Bekerja pada dua sisi (red-PPS dan Guru), ini tentu saja membutuhkan kekuatan mental dan sisi kesehatanpun harus terjaga, kata Asmah.

Lanjutnya, caranya dengan menjaga pola makan, juga intens berolah raga, serta yakin usaha sampai, pungkasnya kepada awak media. (Red).

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock