Penutupan PKDP 2025, Warek II UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Tekankan “Roadmap to Guru Besar”

YOGYAKARTA || Koranprogresif.id – Program Peningkatan Kualifikasi Dosen Pemula (PKDP) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta resmi ditutup hari ini, Rabu (30/7/2025), jam 16.00 WIB melalui Zoom, dengan menekankan pentingnya pengembangan karir akademik menuju posisi guru besar.
Acara penutupan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, termasuk Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, Wakil Rektor III dan Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM).
Dalam sambutannya, Wakil Rektor II, Dr. Mochamad Sodik, secara khusus menyoroti visi “Roadmap to Guru Besar” bagi seluruh dosen. “Penutupan PKDP ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju pencapaian akademik tertinggi, yakni guru besar,” ujarnya, memotivasi 223 dosen peserta yang hadir.
Sebelumnya, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM, Prof. Dwi Agustina, turut memberikan sambutan yang menggarisbawahi komitmen UIN Sunan Kalijaga dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dosen di Indonesia. “Ini langkah awal berkolaborasi dengan pihak, baik dosen, pihak universitas, maupun masyarakat”, tandasnya.
PKDP tahun ini berhasil menjaring 223 dosen dari berbagai institusi, baik Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) maupun Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), yang berasal dari wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Indonesia Timur. Keberagaman latar belakang peserta ini menunjukkan cakupan dan dampak positif program yang luas.
Acara penutupan semakin khidmat dengan kehadiran K.H. Muhammad Rofik Mualimin, Lc., M.Pd.I, yang didaulat untuk menyampaikan pesan dan kesan kepada para peserta. Pesan-pesan inspiratif yang disampaikannya diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi para dosen dalam meniti karir dan berkontribusi lebih lanjut bagi dunia pendidikan. “Kegiatan PKDP ini sangat membuka cakrawala berpikir logis dan kritis, dosen tidak sekadar sebagai pendidik namun juga peneliti. Terima kasih kami diberi bekal menulis karya ilmiah, membuat RPS dan instrumen penelitian, konten moderasi beragama, dan media pembelajaran,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Dengan berakhirnya PKDP ini, diharapkan para dosen peserta dapat mengaplikasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh, serta terus berinovasi dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk mencapai cita-cita sebagai guru besar dan memajukan pendidikan tinggi Islam di Indonesia. (MRM/Red).







