Pemerintahan

Penyaluran Bantuan Pangan di Kecamatan Kesambi Capai 94 Persen 

CIREBON – Pelaksanaan penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, untuk periode Februari–Maret 2026 berjalan kondusif. Sejak dimulai pada akhir Maret lalu, bantuan pangan tersebut telah tersalurkan kepada ribuan warga di lima kelurahan dengan tingkat penyaluran yang optimal.

 

Hal tersebut disampaikan Camat Kesambi, Imbang Isnaeni, pada Rabu (8/4/2026) di Kantor Kecamatan Kesambi.

 

Camat Kesambi, Imbang Isnaeni, menyampaikan bahwa pelaksanaan penyaluran berlangsung selama lima hari kerja dengan hasil yang cukup optimal. Ia mengungkapkan terdapat peningkatan jumlah penerima sekitar 30 persen dibandingkan periode sebelumnya.

 

“Alhamdulillah pelaksanaan penyaluran berjalan lancar. Meskipun ada kenaikan jumlah penerima dan penyesuaian aturan administrasi maupun teknis, semuanya dapat diatasi dengan baik oleh petugas di masing-masing kelurahan,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

 

Secara keseluruhan, jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kecamatan Kesambi mencapai 6.180 orang. Rinciannya meliputi Kelurahan Drajat sebanyak 1.528 penerima, Karyamulya 1.951 penerima, Kesambi 746 penerima, Pekiringan 967 penerima, dan Sunyaragi 988 penerima.

 

Sementara itu, Koordinator petugas penyaluran Kecamatan Kesambi, Luthfi Nur Wahid, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan berupa beras dan minyak goreng. Untuk alokasi Februari–Maret, masing-masing penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak.

 

“Mekanisme penyaluran mengacu pada aturan Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang disampaikan melalui Bulog. Mulai dari distribusi undangan hingga proses pengambilan bantuan dipastikan berjalan cepat, tepat, dan sesuai ketentuan,” jelasnya.

 

Dari total penerima, tingkat penyaluran di Kecamatan Kesambi telah mencapai rata-rata 94 persen. Bahkan, beberapa kelurahan mencatat realisasi hingga 98 persen. Sementara untuk bantuan yang belum tersalurkan, petugas akan melakukan verifikasi bersama RT/RW. Jika ditemukan penerima sudah pindah atau meninggal dunia, maka bantuan akan dialihkan kepada penerima cadangan sesuai ketentuan.

 

Meski secara umum berjalan lancar, kendala tetap ditemui, terutama di Kelurahan Karyamulya yang memiliki jumlah penerima terbanyak namun keterbatasan lahan. Kondisi ini menyebabkan antrean penerima hingga ke luar area kantor kelurahan.

 

“Namun demikian, masyarakat terlihat sangat antusias. Bantuan ini dinilai cukup membantu meringankan kebutuhan pangan sehari-hari,” tambah Luthfi.

 

Ke depan, pihak kecamatan berharap adanya perbaikan dalam mekanisme teknis dan administrasi agar tidak menyulitkan petugas di lapangan, serta peningkatan kesejahteraan petugas penyalur. Selain itu, validitas data penerima juga diharapkan lebih akurat guna menghindari potensi kecemburuan sosial di masyarakat.

 

“Kami sangat mendukung program ini untuk terus berlanjut, tentunya sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat ke depan,” pungkasnya. (Roni)

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock