Ragam

Prabowo itu Kombinasi Ketegasan dan Keterbukaan

 

Oleh: Sayed Junaidi Rizaldi

JAKARTA || Koranprogresif.id – Ketika kita meng-analisa secara objektif tentang pemerintahan Prabowo Subianto maka kita tahu betul bahwa kepemimpinannya bukan sekadar menjaga stabilitas, tetapi sedang membangun fondasi kedaulatan nasional di tengah dunia yang semakin tidak pasti.

Di saat banyak negara goyah akibat krisis energi dan pangan, pemerintahan Prabowo justru mengambil posisi ofensif: memperkuat ketahanan dalam negeri. Kebijakan percepatan swasembada pangan bukan hanya program teknokratis, melainkan langkah strategis untuk memutus ketergantungan struktural pada impor—sebuah masalah klasik yang selama puluhan tahun membayangi Indonesia.

Di sektor energi, keputusan mempertahankan stabilitas harga dan pasokan bukan sekadar populisme ekonomi, tetapi bentuk keberanian politik. Ketika negara lain membiarkan harga mengikuti gejolak pasar global, pemerintah Indonesia memilih hadir dan melindungi rakyatnya. Ini menunjukkan bahwa negara tidak absen, melainkan aktif menjadi penyangga utama di tengah tekanan global.

Lebih jauh, gaya kepemimpinan Prabowo menunjukkan kombinasi antara ketegasan dan keterbukaan. Pemerintah tidak alergi terhadap kritik, tetapi juga tidak terjebak dalam keraguan akibat tekanan opini. Kritik didengar, namun keputusan tetap diambil dengan orientasi kepentingan nasional jangka panjang, bukan sekadar respons jangka pendek terhadap dinamika politik.

Program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi contoh bagaimana negara mulai berinvestasi serius pada kualitas generasi masa depan. Ini bukan sekadar program bantuan sosial, tetapi langkah strategis membangun daya saing bangsa. Bahwa dalam pelaksanaannya masih ada kekurangan, justru menunjukkan skala besar perubahan yang sedang dikerjakan—dan komitmen untuk terus melakukan perbaikan.

Yang paling menonjol adalah penekanan pada persatuan nasional. Dalam konteks global yang rentan konflik, stabilitas bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis. Pemerintahan Prabowo tampak memahami bahwa kekuatan utama Indonesia bukan hanya pada sumber daya, tetapi pada kemampuannya menjaga kohesi sosial dan politik.

Dengan demikian, pemerintahan Prabowo tidak sekadar menjalankan roda administrasi negara, tetapi sedang mengarahkan Indonesia menuju fase baru: negara yang lebih mandiri, lebih tahan terhadap guncangan global, dan lebih percaya diri dalam menentukan nasibnya sendiri. ***

 

– Ketua Umum Ikatan Alumni UPN Veteran Jakarta
– Ketua Umum Rembuk Nasional Aktifis 98

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock