Opini

Prabowo Tidak Perlu Melindungi Jokowi dan Luhut

Oleh: Muslim Arbi (Direktur Gerakan Perubahan dan Advisory Board of MSI)

 

SURABAYA || Koranprogresif.id – Presiden Prabowo tidak perlu melindungi Mantan Presiden Joko Widodo dan Luhut Binsar Panjaitan, di mana keduanya sedang menjadi sasaran kritik rakyat akibat tindakan dan keputusan yang salah di saat menjabat.

 

Berbagai bukti yang terang benderang yang telah di ketahui oleh publik akan menjadi amunisi untuk menyerang Presiden Prabowo, jika tidak segera bertindak untuk memproses Jokowi dan Luhut yang sedang jadi bulan-bulan oleh rakyat akibat kerugian yang di timbulkan di masa lalu.

 

Ketegasan dan keteguhan sikap Prabowo sangat di nantikan oleh publik untuk menegakkan keadilan dan kebenaran terhadap siapa saja, untuk kepentingan bangsa dan negara.

 

Joko Widodo telah menjadi sasaran kritik sejumlah pihak dengan bukti – bukti yang di urai di mata publik selama berkuasa sampai setahun ini menjadi catatan buruk kekuasaannya dan menimbulkan kerugian yang sangat besar. Keuangan negara terbebani dan beban itu harus di pukul oleh Presiden Prabowo dan Rakyat Indonesia.

 

Dalam kasus Ijazah Palsu, Jokowi jadi bulan-bulan publik karena selama ini soal Ijazah UGM – Jokowi tidak dapat membuktikan secara sah dan legal. Publik anggap Jokowi menipu dan membohongi Rakyat dan Negara. Dan itu salah satu kejahatan terhadap Negara dan Rakyat.

 

Dalam kasus kereta cepat Whoosh, Proyek IKN yang terbengkalai, sejumlah Proyek Infrastruktur yang akhir nya jadi rumah hantu seperti bicara Kertajati dan sejumlah bandara lain nya menimbulkan kerugian dan beban berat bagi keuangan negara selama ini.

 

Apalagi saat ini beredar pernyataan Menkeu Purbaya. Utang di era Jokowi 24.000 Triliun. Bisa jadi ini benar. Karena selama berkuasa Jokowi di kenal tidak jujur termasuk dalam hutang Luar Negeri.

 

Dalam kasus hukum dan kerugian negara yang di tengah disorot saat oleh publik adalah Whoosh yang kerugian sudah jelas dapat di hitung oleh Rakyat.

 

Jika benar apa yang di nyatakan akan memberantas Korupsi tanpa pandang bulu. Publik menanti ketegasan Presiden Prabowo memberikan dukung kepada KPK untuk segera memproses Joko Widodo dan Luhut dalam kasus Whoosh.

 

Jika Jokowi dan Luhut tidak di proses, publik anggap Prabowo lindungi keduanya. Konsekwensinya Kepercayaan Rakyat akan terhadap Prabowo akan semakin tergerus. Bisa saja muncul mosi tidak percaya Rakyat dalam pemberantasan korupsi. Bisa saja Rakyat anggap Prabowo sedang beretorika untuk bangun pencitraan semata dalam perang melawan korupsi dan koruptor. Apakah demikian yang di kehendaki? ***

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock