Ratusan Gen Z Semarang Ikuti Talk Show Gebyar Ramadan, BNNP Jateng dan Masjid Agung Jateng Perkuat Gerakan Ananda Bersinar

SEMARANG || Koranprogresif.id – Sebanyak kurang lebih 257 generasi Z (Gen Z) Kota Semarang mengikuti Talk Show Gebyar Ramadan dengan tema “Gen Z Bebas Narkoba dan Santun Bermedsos” yang digelar di Masjid Agung Jawa Tengah, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan ini disiarkan secara langsung melalui Radio DAIS dan YouTube Masjid Agung Jawa Tengah hasil kolaborasi dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Tengah.
Talk show tersebut, menghadirkan narasumber utama, yakni Toton Rasyid, S.H, M.H, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara lembaga negara dan institusi keagamaan dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Dalam talkshow tersebut, Toton Rasyid menegaskan bahwa, generasi Z memiliki potensi besar sebagai generasi digital, namun juga menghadapi berbagai tantangan di era internet dan media sosial.
“Generasi Z sangat dekat dengan teknologi dan informasi. Namun di sisi lain mereka juga rentan terhadap berbagai pengaruh negatif di ruang digital, termasuk penyalahgunaan narkoba yang kini banyak memanfaatkan media sosial sebagai sarana peredarannya,” ujar Toton.
Ia menjelaskan bahwa, tingginya intensitas penggunaan media sosial di kalangan remaja dapat memunculkan tekanan sosial digital yang pada sebagian kasus mendorong perilaku berisiko. Oleh karena itu, BNNP Jawa Tengah terus mendorong penguatan program Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkoba dimulai dari Anak Bersih Dari Narkoba) melalui pendekatan edukasi, komunitas, dan kolaborasi lintas sektor.
Menurut Toton, sinergi dengan lembaga keagamaan seperti Masjid Agung Jawa Tengah menjadi langkah strategis untuk memperkuat benteng moral generasi muda.
“Upaya pencegahan narkoba tidak bisa dilakukan oleh BNN saja. Perlu kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk masjid sebagai pusat pembinaan umat. Dengan pendekatan spiritual dan edukasi, kita ingin membentuk generasi Gen Z Bersinar, sehat, produktif, dan bebas dari narkoba,” tegasnya.
Sementara itu, secara terpisah, Sekretaris Pengelola Masjid Agung Jawa Tengah, Drs. KH. Muhyiddin, M.Ag menyampaikan bahwa, masjid memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan generasi muda. Melalui kegiatan edukatif seperti talk show ini, kami ingin memberikan bekal nilai-nilai keislaman agar generasi muda mampu menghadapi tantangan zaman dan menjauhi perilaku negatif,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara Masjid Agung Jawa Tengah dan BNNP Jawa Tengah menjadi bentuk nyata sinergi dalam menjaga masa depan generasi bangsa.
Kegiatan talk show berlangsung interaktif dengan sesi dialog dan tanya jawab bersama para peserta dari kalangan Gen Z Kota Semarang. Melalui siaran langsung Radio DAIS dan kanal YouTube Masjid Agung Jawa Tengah, pesan edukasi tentang bahaya narkoba dan penguatan karakter generasi muda juga dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesadaran bersama bahwa, pencegahan narkoba merupakan tanggung jawab kolektif, sekaligus memperkuat gerakan mewujudkan generasi muda yang berakhlak, cerdas dan Bersinar tanpa narkoba. (Red).











