Mitra TNI

Satgas TMMD Ke-128 Tuntaskan RTLH Sri Sukamti dan MCK Musala Al Hikmah

 

TRENGGALEK || Koranprogresif.id – Tangis bahagia Sri Sukamti, warga RT 49 RW 23, Dusun Nglayur, Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, tidak bisa disembunyikan, begitu Dansatgas TMMD ke-128, Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si, mendatangi rumah barunya, Kamis (14/5/2026).

Sri coba bercerita, sebentar lagi rumah baru yang layak huni dan nyaman, siap untuk dihuni. “Matur nuwun (terima kasih) Pak TNI,” ucapnya singkat, nyaris tidak terdengar, karena tangisnya kembali pecah.

Letkol Inf Isnanto Roy Saputro menjelaskan, rumah yang dibangun melalui program RTLH ini kondisi sudah bersih tembok sudah diplamir, keramik lantai sudah terpasang. Dan sisa-sisa material pun sudah dibersihkan. “Mungkin besok sudah bisa ditempati ini,” goda Dansatgas, yang kembali disambut tangis Sri Sukamti.

Begitu juga Pembangunan MCK di Musala Al Hikmah RT 53/RW 25 Dusun Nglayur, Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, sudah mencapai mencapai 99%. Saat ini salah satu sasaran fisik dalam TMMD ke-128 Kodim 0806/Trenggalek ini tinggal dilakukan pengecatan.

Danki Kapten Inf Edi Priyanto menjelaskan, Satgas TMMD bersama warga setempat bergotong-royong melakukan pembersihan sebelum dilakukan pengecatan.
Selain MCK, sebelumnya Satgas juga melakukan pembersihan hingga perbaikan sarana ibadah agar lebih nyaman. Tujuannya, lanjut Kapten Edi, memperindah sarana ibadah di Desa sasaran TMMD.

“Selain yang pasti meningkatkan kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah, mempererat silaturahmi TNI-rakyat, serta memupuk semangat gotong-royong di pedesaan. Kegiatan ini menjadi sarana interaksi antara TNI dan masyarakat, mencerminkan sinergi untuk menjaga fasilitas umum dan meningkatkan kepedulian lingkungan,” tegasnya.

Kapten Edi lantas bercerita, kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam setiap pengerjaan sasaran TMMD. Tidak ada jarak antara prajurit dan warga, semuanya bekerja bersama demi membantu sesama.

“Semangat gotong-royong inilah yang membuat pekerjaan terasa ringan. Kami ingin setelah rehab tempat ibadah selesai kemudian MCK selesai warga akan beribadah dengan tenang dan nyaman,” harapnya.

Seperti diketahui, program rehab rumah tidak layak huni (RTLH) menyasar sebanyak 9 unit rumah. Selain RTLH, sejumlah program menyasar peningkatan jalan sepanjang 777 meter dan lebar 2,5 meter, juga ada pembangunan tanggul penahan jalan (TPJ) di 8 titik. Kemudian, program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), di antaranya TNI Manunggal air di lima titik, penghijauan, pembagian paket anak stunting, ketahanan pangan, pembersihan fasilitas umum.

Terselenggaranya delapan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan berupa, sosialisasi wawasan kebangsaan (wasbang) dan bela negara (belneg), sosialisasi gulbencal, sosialisasi bahaya narkoba, sosialisasi UMKM berbasis IT, sosialisasi membangun Desa wisata, sosialisasi kesehatan hewan, sosialisasi pencegahan stunting.

Kemudian empat kegiatan pelayanan umum berupa, pengobatan masal, pelayanan posyandu, pembuatan SIM dan perpanjangan STNK dan pelayanan Pendidikan. Juga ada dua kegiatan pelatihan dan edukasi berupa pelatihan gulbencal dan pembuatan pupuk organik. Selain ada dua kegiatan sosial berupa pembagian sembako atau paket stunting dan penanaman pohon, serta pemutaran film perjuangan. (Red).

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock