Mitra TNI

Satgas TMMD Ponorogo Bersama Masyarakat Kebut Perbaikan Paving dan RTLH

 

PONOROGO || Koranprogresif.id – Kebersamaan dalam mewujudkan tujuan kondisi jalan yang layak di Desa Bulu Lor menjadi kunci keberhasilannya. Kegiatasn pembangunan paving jalan di Dukuh Ngipik Desa Bulu Lor, salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo patut diapresiasi. Anggota Satgas TMMD yang terdiri dari belasan anggota Yonif TP 934/SBY bersama puluhan warga Dukuh Ngipik bahu membahu dengan penuh kebersamaan membangun jalan poros desa mereka, meskipun waktunya malam hari.(29/07/26)

Mereka berbagi tugas dengan beban yang merata, ada yang mengusung pasir, meratakan dan memadatkan pasir yang telah diusung, menyiapkan paving stone pada titik pemasangan dengan cara beranting, hingga memasang paving pada badan jalan dengan teliti. Kekompakan, kebersamaan dan kemanunggalan TNI-Rakyat benar-benar nyata di salah satu lokasi sasaran TMMD ke-129 ini. Tanpa segan untuk saling bantu, dengan beban masing-masing yang seimbang, menjadikan gotong-royong antara TNI dengan masyarakat Desa Bulu Lor ini tampak begitu kompak. Sesekali sambil bersenda gurau meskipun hanya berpenarangan lampu dinamis yang menerangi lokasi pembangunan.

Parni (55), seorang tokoh masyarakat Dukuh Ngipik mengungkapkan, masyarakat disini sangat mendukung kegiatan ini, kami tidak hanya kerja bakti saat siang hari, malam hari pun kami kerjakan. “Bersama Bapak-bapak TNI yang masih muda-muda ini kami tambah bersemangat membangun jalan Desa kami,” ungkapnya.

Ditanya mengapa juga harus bekerja saat malam hari, Tokoh Masyarakat Desa Bulu Lor itu menuturkan, jujur saja pak, saat ini sedang kemarau yang cuaca saat siang hari sangat panas, sehingga kalau bekerja pembangunan jalan begini benar-benar kepanasan, kalau malam hari lebih dingin cuacanya, ujarnya.

Lebih lanjut, Parni beralasan bahwa, warga masyarakat Dukuh Ngipik saat siang hari banyak juga yang bekerja, jadi mereka memiliki waktu untuk gotong-royong saat malam hari, sedangkan pengaturan tenaga kerjanya diatur oleh Kasun Ngipik, agar jumlah masyarakat yang gotong-royong tidak kebanyakan dan kekurangan jumlahnya.

Selanjutnya, Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga masyarakat kurang mampu Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon merupakan sasaran unggulan dalam kegiatan TMMD ke-128 Kodim 0802/Ponorogo tahun 2026. Pembangunan dindingnya sudah mencapai 100%, yang dilanjutkan dengan pemasangan struktur atap. Anggota Satgas TMMD ke-129 bersama warga masyarakat sekitar tampak bahu membahu menaikkan kuda-kuda, batang-batang panjang kayu bandar hingga kaso dinaikkan keatas struktur dinding melalui tiang-tiang perancah.(30/07/26)

Dibandingkan dengan rehab RTLH dilokasi lain pada sasaran TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo, rehab rumah milik Hadi Siswanto (48) ini secara kasat mata sangat berbeda. Selain ukurannya yang lebih besar, yaitu 5 X 9 meter juga pembangunan dinding lebih tinggi dibandingkan dengan yang lainnya. Dengan kondisi ini, maka dipastikan waktu pengerjaannya lebih lama dan lebih banyak tenaga dibandingkan dengan sasaran rehab RTLH dititipkan sasaran lainnya yaitu ukuran 5 X 7 meter.

Hadi Siswanto mengungkapkan, rumah kami yang direhab oleh Bapak-bapak TNI bersama warga sekitar memang agak lebih besar dari yang lainnya. Karena mengikuti struktur rumah kami sebelumnya. Selain itu, sisa-sisa bongkaran dari rumah sebelumnya masih bisa digunakan, sehingga tidak merubah ukuran, ungkapnya.

Warga Dukuh Ngipik itu menuturkan, memang lebih banyak tenaga kerja dan lebih lama pengerjaannya pak, apalagi rumah kami dibongkar total dan dibangun baru. “Untuk waktu lengerjaannya, sebelum TMMD dimulai, rehab rumah ini sudah dimulai duluan oleh anggota Kodim dan Koramil Jambon bersama saudara-saudara kami sekitar sini, jadi sekarang sudah bisa mengerjakan ’empyak’ (struktur atap-red),” pungkasnya. (Red/Pam).

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock