Parlemen

Satu Tahun Kepemimpinan Edo-Farida, DPRD Apresiasi Infrastruktur dan Perencanaan Pembangunan Lebih Tertata

Kota Cirebon – Koranprogresif.id – Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, Muhammad Handarujati Kalamullah, memberikan apresiasi terhadap satu tahun kepemimpinan Wali Kota Cirebon Effendi Edo bersama Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati.

 

Ia menyampaikan bahwa secara objektif, dibawah pemerintahan Edo–Farida menunjukkan kinerja yang cukup baik, khususnya dalam sektor infrastruktur dan tata perencanaan pembangunan menunjukkan perkembangan yang signifikan.

 

“Kalau kita melihat dari beberapa infrastruktur yang ada, itu sudah berjalan secara berkesinambungan. Dalam penyusunan perencanaannya juga sudah jauh lebih baik, hasilnya pun menjadi lebih baik,” ujarnya saat ditemui wartawan, Senin (23/2/2026).

 

Ia juga menilai proses pemerataan pembangunan di berbagai wilayah Kota Cirebon mulai menunjukkan hasil yang lebih tertata. Kesesuaian pembangunan antarwilayah dinilai semakin merata dibanding sebelumnya.

 

“Artinya kesesuaian antara satu daerah dengan daerah yang lain ini semakin merata di beberapa wilayah. Jadi wajar apabila kami di Komisi II memberikan tanggapan yang positif terhadap satu tahun pemerintahan ini,” katanya.

 

Meski demikian, Handarujati berharap perencanaan ke depan dapat lebih memaksimalkan prioritas anggaran. Ia memahami adanya tantangan fiskal berupa pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp220,5 miliar yang berpotensi menghambat pembangunan infrastruktur pada 2026.

 

“Kita memahami bahwa dalam proses perjalanan infrastruktur di 2026 akan banyak kendala. Namun pemerintah pusat menyampaikan akan melihat serapan anggaran selama tiga bulan pertama,” jelasnya.

 

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil konsultasi Badan Anggaran DPRD dengan Kementerian Dalam Negeri, evaluasi akan dilakukan terhadap serapan anggaran pada triwulan pertama (Januari-Maret) 2026.

 

“Kalau tiga bulan ini serapan di masing-masing daerah bagus, ada kemungkinan dana transfer tersebut akan ditransfer kembali. Evaluasinya ada di tiga bulan pertama,” ungkapnya.

 

Menurutnya, kebijakan tersebut bisa menjadi strategi pemerintah pusat untuk mendorong optimalisasi penyerapan anggaran di daerah.

 

Lebih lanjut, ia berharap Wali Kota dan Wakil Wali Kota dapat terus menjaga kekompakan dan meningkatkan sinergi, tidak hanya dengan jajaran perangkat daerah (SKPD), tetapi juga dengan DPRD Kota Cirebon.

 

“Harapan kami, keduanya bisa lebih kompak dan bersinergi dengan DPRD sehingga visi Setara 2030 dapat benar-benar terwujud,” pungkasnya. (Roni)

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock