TNI Polri

Sinergi Dinas dan Babinsa Dorong Kebangkitan Poktan Kedung Mendeng Kembali Produktif

KOTA ‎CIREBON – Koranprogresif.id – Setelah sempat vakum selama beberapa tahun, Kelompok Tani (Poktan) Kedung Mendeng di wilayah Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon, kini kembali bangkit dan menunjukkan hasil yang menggembirakan.

‎Dalam waktu satu tahun sejak kembali aktif, kelompok tani yang diketuai oleh Soliha ini sudah berhasil melakukan panen sebanyak dua kali dengan hasil yang memuaskan. Dan kali ini sedang dalam proses untuk panen yang ketiga kalinya.

‎Dalam kesempatan tersebut, Ketua Poktan Kedung mendeng, Soliha, didampingi oleh penyuluh Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Cirebon, Elisabeth, Pasiter Kodim 0616/Kota Cirebon, Kapten Kodrat, Babinsa Kelurahan Argasunya, Serda Hendri Gunawan, serta Ketua RW 09 Argasunya dan Para anggota Poktan Kedung mendeng.

‎Ketua Poktan Kedung Mendeng, Soliha, mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian hasil tersebut.

‎“Alhamdulillah ini sudah panen yang kedua dan sedang dalam proses untuk panen yang ketiga. Dulu kelompok kami sempat vakum, tapi sekarang sudah bangkit lagi, walaupun masih baru tapi hasilnya sudah lumayan baik,” ujarnya Soliha saat diwawancarai, Jumat (7/11/2025).

‎Kelompok yang beranggotakan 20 orang petani ini menggarap lahan seluas 9,3 hektare, dengan komoditas utama padi dan jagung. Untuk padi, hasil panen pertama menghasilkan 13 ton, dan bahkan sudah ditampung oleh Bulog, sementara jagung baru akan memasuki masa panen pertama.

‎Lanjut Soliha, Meski menunjukkan hasil positif, Poktan Kedung Mendeng masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana.

‎“Kami masih kekurangan alat seperti traktor dan penggilingan padi. Jadi kalau panen itu agak kewalahan, karena harus pinjam ke kelompok lain yang juga sedang dipakai,” tutur Soliha.

‎Ia berharap pemerintah dapat memberikan dukungan tambahan berupa bantuan alat pertanian agar kegiatan kelompok lebih efisien.

‎”Harapannya pemerintah bisa menyalurkan bantuan alat untuk menggarap sawah, baik pada saat proses pengolahan lahan maupun masa panen. Dengan begitu, kami bisa lebih mandiri dan hasil panennya meningkat,” tambahnya.


‎Sementara itu, Elisabeth Septilina, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKP3) Kota Cirebon, menyampaikan bahwa keberhasilan Poktan Kedung Mendeng tidak terlepas dari program pendampingan yang terus dilakukan dinas.

‎“Kami melakukan pembinaan mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga penyaluran pupuk bersubsidi dan peminjaman alsintan (alat dan mesin pertanian). Tahun ini mereka bahkan bisa tiga kali tanam, karena sudah ada fasilitas seperti pompanisasi yang membantu saat musim kemarau,” jelasnya.


‎Program pemberdayaan ini juga mendapat dukungan dari unsur TNI melalui Babinsa.

‎Babinsa Kelurahan Argasunya, Serda Hendri Gunawan dari Kodim 0614/Kota Cirebon yang turut memantau perkembangan kelompok tani tersebut menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program ketahanan pangan nasional.

‎“Kami terus memonitor perkembangan kelompok tani, mulai dari penanaman hingga panen. Ini bagian dari tanggung jawab kami untuk mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan,” ujarnya.


‎Serda Hendri menambahkan, dengan semangat gotong royong dan pendampingan lintas sektor, Poktan Kedung Mendeng kini menjadi contoh kelompok tani muda yang mampu bangkit dari vakum menjadi produktif.

‎”Ke depan, para petani berharap dukungan pemerintah terus mengalir agar hasil pertanian semakin meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik,” tambahnya. (Roni)

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock