Sinergi PNM Cirebon dengan Pemkot Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas dalam PKU Akbar 2026

KOTA CIREBON – Koranprogresif.id – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Cirebon menggelar kegiatan Sosialisasi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar 2026 sebagai puncak dari rangkaian program pemberdayaan nasabah, khususnya pelaku UMKM perempuan, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Gratia Cirebon , Jl. Dr. Sudarsono, Kota Cirebon tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, dan para tamu undangan.
Pemimpin Cabang PT PNM Cirebon, Erwin Safriadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari berbagai program pembinaan yang telah dijalankan sebelumnya. PKU Akbar menjadi momentum untuk memperkuat komitmen PNM dalam mendukung pengembangan usaha nasabah.
“PKU Akbar ini adalah acara puncak yang kami persembahkan untuk nasabah kami, khususnya di wilayah Kota Cirebon. Cabang Cirebon sendiri membawahi tiga wilayah, yaitu Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, dan Kuningan,” ujar Erwin.
Kegiatan yang pertama kali digelar di Kota Cirebon ini diikuti sekitar 250 peserta, terdiri dari 235 nasabah program Mekaar dan 15 nasabah ULaMM. Beragam rangkaian kegiatan disuguhkan, mulai dari penguatan literasi keuangan, pengembangan usaha, hingga pengenalan budaya lokal.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut mengusung tema “olah rasa dan budaya”, yang sekaligus juga menghadirkan produk-produk kuliner dari para nasabah binaan. Produk tersebut tidak hanya dipasarkan di tingkat lokal, tetapi juga telah menembus pasar nasional hingga internasional.
“Ada nasabah kami yang produknya sudah sampai ke Jepang. Kami mendampingi mereka mulai dari proses produksi, pengemasan, hingga sertifikasi halal,” tambahnya.
Menurutnya, saat ini jumlah nasabah PNM di Kota Cirebon mencapai sekitar 16.900 orang. PNM menargetkan peningkatan jumlah nasabah hingga 20 persen, khususnya bagi pelaku usaha yang belum tersentuh layanan perbankan.
“PNM hadir untuk menjembatani masyarakat yang belum memiliki akses ke lembaga keuangan formal, baik yang belum memiliki usaha, baru merintis usaha, maupun yang ingin mengembangkan usaha agar lebih maju,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan PKU Akbar 2026. Ia menilai kegiatan ini mampu mengangkat potensi budaya lokal sekaligus memperkuat peran perempuan dalam sektor ekonomi.
“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada PNM yang telah menyelenggarakan PKU Akbar 2026. Kegiatan ini mengangkat kreativitas, olah rasa, serta budaya lokal Cirebon yang luar biasa,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan PNM menjadi langkah strategis dalam mendorong pemberdayaan perempuan, khususnya di bidang ekonomi. Edukasi dan literasi keuangan dinilai sebagai investasi penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Pemberdayaan perempuan harus terus hadir di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, sosial, hingga ekonomi. Edukasi seperti ini adalah investasi ‘leher ke atas’ yang sangat penting untuk kemajuan masyarakat,” jelasnya. (Roni)










