Siswi SDN 1 Sadagori Kota Cirebon Taklukkan Puncak Gunung Ciremai, Kibarkan Merah Putih dan Kampanyekan Cinta Alam

KOTA CIREBON – Koranprogresif.id – Seorang siswi kelas VI 1 SDN Sadagori, Kota Cirebon, F. Alyssa Quinn (11), membuat heboh dunia pendidikan di Kota Cirebon. Dengan tekad dan mental yang kuat, ia berhasil menaklukkan puncak Gunung Ciremai yang memiliki ketinggian 3.078 MDPL.
Ketertarikan Alyssa berawal dari rasa penasaran terhadap keindahan Gunung Ciremai yang setiap hari ia lihat. Pemandangan itu menjadi magnet tersendiri hingga mendorongnya untuk mendaki dan menaklukkan gunung tertinggi di Jawa Barat tersebut.
“Selain menyiapkan mental didorong keinginan diri sendiri juga didukung oleh kedua orang tua saya sehingga bisa sampai ke puncak gunung Ciremai,” kata Alyssa saat ditemui di sekolahnya, Kesambi, Kota Cirebon, Senin (11/8/25).
Motivasi dari orang tua menjadi salah satu faktor keberhasilannya mengibarkan bendera merah putih dan spanduk bertuliskan Dirgahayu ke-80 Kemerdekaan RI, kampanye anti-bullying, serta ajakan mencintai alam di puncak Ciremai.
Alyssa juga bercerita, di tengah perjalanan ia sempat bertemu sepasang kakek dan nenek yang memberikan pesan berharga.
“Ngasih tips aja, katanya kalau nanjak Gunung harus kuat mentalnya,” ujarnya.
Meski jalur pendakian curam dan berbatu sempat memunculkan rasa takut dan ragu, semua terbayar tuntas ketika dirinya berhasil menginjakkan kaki di puncak Ciremai.
“Kedepan saya akan kembali naik Gunung Papandayan, karena mendaki gunung ini niat saya sejak kecil,” ungkapnya.
Kepala SDN 1 Sadagori, Hj. Apriani Dinni Siti Nurbaini, mengapresiasi pencapaian siswinya tersebut yang dianggap mampu mengharumkan nama sekolah dan dunia pendidikan berkat tekad kuat serta keberanian menaklukkan gunung tertinggi di Jawa Barat.
“Alyssa telah membuktikan bahwa dengan tekad kuat dan dukungan yang tepat, anak usia 11 tahun dapat mencapai hal-hal yang luar biasa,” ujar Dinni.
Momen tersebut menurutnya, telah menginspirasi anak-anak lain, terutama dalam menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air lewat pengibaran bendera serta almamater SDN 1 Sadagori disertai kampanye cinta alam dan anti-bullying.
“Makanya tadi Alisa dipanggil ke depan teman-temannya setelah upacara untuk berbagi pengalaman dan memberikan semangat kepada siswa lainnya,” ucapnya.
Dinni berharap keberhasilan Alyssa bisa memotivasi siswa-siswi lainnya agar berani mengejar mimpi dan memiliki semangat tinggi dalam meraih tujuan.
“Kami pun berencana akan memberikan sesuatu sebagai bentuk apresiasi dari kami karena telah mengharumkan nama sekolah,” pungkasnya. (Roni)






