TNI Polri

TMMD Ke-130 Kodim Tulungagung, Sinergi TNI dan Pemda Percepat Pembangunan Desa

TULUNGAGUNG || Koranprogresif.id – Dansatgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., menekankan pentingnya kualitas pekerjaan, disiplin personel, serta keselamatan selama pelaksanaan program TMMD di Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, Rabu (14/10/2026).

 

Arahan tersebut menjadi bagian penting dalam mengoptimalkan pelaksanaan sasaran TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung, yang mencakup pembangunan infrastruktur dan kegiatan nonfisik untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

 

Dalam pelaksanaannya, Satgas TMMD memprioritaskan sejumlah sasaran fisik, di antaranya pembangunan rabat jalan beton sepanjang total 1.373 meter, serta sasaran pembangunan lainnya. Selain itu, sasaran nonfisik berupa pelayanan sosial, seperti pengobatan gratis dan khitan massal, turut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.

 

Dansatgas TMMD ke-130 Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., menegaskan bahwa, setiap pekerjaan harus dilaksanakan secara terencana, penuh tanggung jawab dan berorientasi pada manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

 

“Saya tekankan kepada seluruh personel Satgas agar setiap sasaran TMMD dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, mengutamakan kualitas hasil pekerjaan, serta memperhatikan faktor keselamatan. Disiplin dan kerja sama di lapangan harus terus dijaga agar seluruh kegiatan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Letkol Arh Hanny Galih Satrio.

Ia juga menekankan pentingnya semangat gotong-royong antara personel TNI dan masyarakat selama pelaksanaan program. Kebersamaan tersebut menjadi salah satu kekuatan utama TMMD dalam mendukung pembangunan desa sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

 

Seluruh personel diharapkan mampu menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing, menjaga koordinasi antartim, serta memastikan setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan secara tertib. Dengan demikian, sasaran yang telah direncanakan dapat dicapai tanpa mengabaikan kualitas maupun keselamatan kerja.

 

Melalui arahan Dansatgas tersebut, Kodim 0807/Tulungagung berupaya menjaga pelaksanaan TMMD ke-130 agar berjalan optimal, tepat sasaran dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Pojok dan sekitarnya.

 

Kodim 0807/Tulungagung mengambil peran sebagai pelaksana program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 dengan mengoordinasikan persiapan hingga pelaksanaan pembangunan. Program ini menjadi wujud sinergi TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah pedesaan.

 

Pada tahap perencanaan dan persiapan, koordinasi dengan pemerintah daerah, serta instansi terkait menjadi bagian penting untuk mendukung kesiapan sasaran, personel dan pelaksanaan kegiatan di lapangan. Sinergi lintas sektor tersebut berlanjut pada tahap pelaksanaan, dengan melibatkan personel Satgas bersama masyarakat melalui semangat gotong-royong.

 

Sasaran fisik TMMD ke-130 di antaranya pembangunan rabat jalan beton sepanjang total 1.373 meter, disertai sejumlah sasaran pembangunan lainnya. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas warga dan menunjang aktivitas sosial maupun perekonomian masyarakat desa.

 

Sementara itu, sasaran nonfisik dilaksanakan melalui kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, antara lain pengobatan gratis dan khitan massal. Kehadiran kegiatan sosial tersebut melengkapi pembangunan infrastruktur, sehingga pelaksanaan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik seperti rabat jalan beton, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), perbaikan musholla dan jambanisasi, tetapi juga kepedulian terhadap kesejahteraan warga.

 

Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan rakyat melalui kerja sama serta semangat gotong-royong.

 

“TMMD merupakan bentuk nyata sinergi TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun Desa. Karena itu, seluruh sasaran harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan mengedepankan semangat gotong-royong, sehingga hasilnya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun kegiatan sosial,” ungkap Letkol Arh Hanny Galih Satrio.

 

Sebagai Dansatgas, Dandim 0807/Tulungagung mengoordinasikan pelaksanaan program agar setiap unsur yang terlibat dapat menjalankan tugas sesuai tanggung jawabnya. Keterpaduan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pekerjaan sekaligus menjaga agar pelaksanaan sasaran tetap berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

 

Suasana kebersamaan mewarnai saat beristirahat pada siang hari, anggota Satgas TMMD menikmati hidangan sederhana bersama masyarakat di sela-sela pengerjaan sasaran pembangunan.

 

Di tengah aktivitas pembangunan yang membutuhkan tenaga dan semangat, waktu istirahat menjadi momen bagi prajurit TNI dan warga untuk duduk bersama, menikmati makanan seadanya, serta berbincang dalam suasana akrab.

 

Kebersamaan yang terbangun dalam setiap aktivitas, termasuk saat beristirahat dan makan bersama, menjadi gambaran bahwa hubungan TNI dan masyarakat tidak hanya terjalin ketika bekerja, tetapi juga dalam keseharian.

 

Melalui TMMD ke-130 di Desa Pojok, Kodim 0807/Tulungagung berharap, semangat gotong-royong dan kedekatan yang telah terbangun dapat terus terpelihara. Sebab, pembangunan Desa bukan hanya tentang hasil pekerjaan fisik, melainkan juga tentang kebersamaan dan kepedulian yang tumbuh di tengah masyarakat. (Red).

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock