Tuntut Keadilan, Orang Tua Korban Pembunuhan Rudapaksa di Nias Temui Hotman Paris

JAKARTA || Koranprogresif.id – Sepasang suami – istri Tolosokhi Zebua bersama istrinya Yuarnia Lahagu, orang tua kandung dari korban pembunuhan Agnis Jance Zebua (17), Siswi SMKN 1 Alasa Talumuzoi, Nias Utara. Anak kandungnya tewas diduga dirudapaksa yang jasadnya ditemukan pada pertengahan Mei 2026 lalu. Ia terbang ke Jakarta untuk bertemu dengan pengacara terkenal Hotman Paris Hutapea pada Kamis, (31 Oktober 2026).
Kedua orang tua korban didampingi secara penuh oleh kuasa hukum mereka dari Ratakan Law Firm, untuk meminta bantuan hukum terkait kasus yang telah menghancurkan hidup keluarganya.
Dalam pertemuan tersebut, orang tua korban meluapkan rasa kecewa dan ketidakpuasan terkait penanganan hukum di Polres Nias yang telah berjalan hampir lima bulan belum juga menetapkan seorang tersangka, meskipun penyidik telah memeriksa hingga 60 orang saksi, serta mengamankan barang bukti berupa sampel DNA dan dua unit kamera pengawas (CCTV).
Tolosokhi Zebua Ayah Korban, dalam pertemuan yang penuh emosional itu, meminta agar Hotman Paris bisa membantu mengawal kasus ini sesuai harapannya yaitu agar pelaku cepat di tangkap dan mendapat hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.
Sementara Ibu Kandung Korban, Yuarnia Lahagu dengan suara bergetar mengungkapkan kami merasa keadilan ini sangat tidak adil bagi kami orang kecil, karena anak kandung kami sudah dibunuh lalu diduga dirudapaksa ole para pelaku. “Kami mohon pelaku cepat ditangkap dan dihukum seberat beratnya,” tandasnya.
Ia mengatakan, bertapa hancur hatinya mengetahui bahwa para pelaku yang terlibat dalam peristiwa tragis ini belum ditangkap dan masih berkeliaran.
Sementara Ratakan Law Firm yang mendampingi keluarga membenarkan pertemuan tersebut. Mereka menjelaskan bahwa, kasus pembunuhan yang menimpa pelajar asal Nias ini membutuhkan atensi dan pengawalan serius agar proses hukumnya berjalan transparan dan tidak mandek.
“Klien kami adalah orang tua korban. Mereka mempercayakan pendampingan awal kepada kami, Ratakan Law Firm. Hari ini kami bersama-sama bersilaturahmi dan meminta petunjuk, serta dukungan dari senior kami di Hotman 911, Bang Hotman Paris, agar kasus ini mendapat perhatian publik dan keadilan bisa ditegakkan,” ujar Beni perwakilan Ratakan Law Firm.
Hotman Paris sendiri terlihat memberikan perhatian penuh. Dalam salah satu foto, ia tampak berpose bersama salah satu anggota tim Ratakan Law Firm, memberikan isyarat dukungan penuh.
Pertemuan tersebut ditutup dengan foto bersama sebagai bentuk komitmen bersama untuk mengawal kasus ini melalui Hotman 911. Keluarga berharap, dengan keterlibatan Hotman 911 dan pendampingan dari Ratakan Law Firm, kasus pembunuhan putri mereka di Nias dapat segera terungkap terang benderang dan para pelaku mendapat hukuman setimpal. (Umr).











