Pemerintahan

Uji Kecepatan dan Ketepatan Personel, Damkar Kota Cirebon Gelar Kompetisi antar Peleton

KOTA CIREBON – Koranprogresif.id – Upaya meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan petugas pemadam kebakaran terus dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cirebon. Salah satunya melalui program latihan khusus yang dilanjutkan dengan kompetisi keterampilan antarpeleton.

 

Program yang telah berlangsung selama dua hari tersebut menjadi bagian dari inovasi pembinaan personel agar kemampuan teknis pemadaman kebakaran dan penyelamatan atau rescue semakin terasah. Melalui kegiatan ini, setiap anggota tidak hanya mendapatkan pembekalan teori, tetapi juga menjalani latihan praktik yang disesuaikan dengan kebutuhan tugas di lapangan.

 

Kepala DPKP Kota Cirebon, Andi Riskiyanto, mengatakan, latihan dirancang dengan sistem pergantian materi setiap bulan. Setelah seluruh anggota mendapatkan pelatihan, kemampuan mereka diuji melalui kompetisi antarpeleton.

 

“Setiap bulan materinya berganti. Kami latihkan terlebih dahulu kepada anggota, kemudian diperlombakan untuk melihat sejauh mana hasil latihan yang sudah dilaksanakan,” kata Andi, Kamis (29/10/2026).

 

Ia menjelaskan, DPKP Kota Cirebon memiliki enam peleton. Setiap peleton terdiri atas enam regu, dengan pembagian empat regu pemadam kebakaran dan dua regu penyelamatan. Seluruh personel mendapat kesempatan mengikuti latihan sekaligus kompetisi.

 

Adapun materi yang diujikan mencakup berbagai teknik operasional. Pada bidang pemadaman, peserta diuji dalam pemasangan selang, penentuan posisi selang, pembentukan formasi, serta teknik memasuki lorong. Sementara itu, bidang rescue meliputi keterampilan memindahkan dan mengevakuasi korban, termasuk membawa pasien dari posisi bawah ke atas maupun menurunkannya dari ketinggian.

 

Menurut Andi, terdapat sejumlah aspek yang menjadi dasar penilaian dalam kompetisi tersebut. Kecepatan memberikan pertolongan atau response time menjadi salah satu indikator utama, selain ketepatan prosedur dan kemampuan teknis personel.

 

“Kecepatan penting, tetapi prosedur juga harus benar. Mulai dari pemasangan selang, posisi selang, formasi yang digunakan, hingga teknik mengevakuasi korban harus dilakukan sesuai prosedur,” ujarnya.

 

Andi menuturkan, keterampilan petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan harus terus diasah melalui latihan berkelanjutan. Pasalnya, tugas yang mereka jalankan memiliki risiko tinggi, sementara situasi di lapangan sering kali berbeda dengan kondisi saat latihan.

 

Karena itu, kompetisi dirancang agar seluruh anggota terdorong mengikuti latihan secara aktif. Selain meningkatkan kemampuan individu, kegiatan tersebut juga bertujuan memperkuat koordinasi dan kekompakan antarpersonel dalam satu regu.

 

“Semuanya anggota harus berlatih sebelum bertanding ataupun terjun langsung ke lapangan. Dari situ keterampilan meningkat, sekaligus membangun chemistry dan kekompakan. Ketika menghadapi kejadian sebenarnya, kerja sama tim sangat dibutuhkan,” jelasnya.

 

Untuk menambah motivasi, DPKP Kota Cirebon memberikan brevet kepada peleton sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian dalam kompetisi. Hadiah juga disiapkan bagi tim pemenang untuk mendukung kebersamaan anggota.

 

Program ini akan dilaksanakan secara rutin dengan target 12 materi latihan selama satu tahun. Setiap materi dipelajari dan dipraktikkan selama satu bulan sebelum dilanjutkan dengan kompetisi.

 

Pada akhir periode, pencapaian masing-masing peleton akan dievaluasi, termasuk melalui jumlah brevet yang berhasil dikumpulkan.

 

Andi berharap, program tersebut dapat membentuk personel yang semakin terampil, disiplin, sigap, dan mampu menjalankan prosedur keselamatan dengan tepat. Dengan demikian, pelayanan pemadaman kebakaran dan penyelamatan bagi masyarakat Kota Cirebon dapat semakin profesional dan optimal. (RN)

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock