Nusantara

Uu Ruzhanul Ulum Tekankan Regenerasi dan Soliditas Kader dalam Muscab PPP Kota Cirebon

Kota Cirebon – Koranprogresif.id – Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menegaskan pentingnya regenerasi kepengurusan partai melalui mekanisme musyawarah di setiap tingkatan.

 

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) PPP Kota Cirebon yang digelar di salah satu Hotel di Kota Cirebon, pada Minggu (12/4/2026). Menurutnya, proses pergantian kepengurusan merupakan hal yang wajar dan logis dalam dinamika organisasi politik.

 

“Di tingkat pusat ada Muktamar, di provinsi Muswil, di kabupaten/kota Muscab, kemudian di tingkat PAC Musran, dan ranting juga Musran. Ini proses alami lima tahunan untuk regenerasi, reposisi, ataupun pergantian kepengurusan,” ujarnya.

 

Uu menekankan bahwa pergantian kepemimpinan tidak selalu berarti mengganti figur, karena ketua lama bisa saja kembali terpilih. Namun yang paling penting adalah adanya pembaruan program yang realistis dan bisa dijalankan.

 

“Program harus move on, tidak perlu ideal kalau tidak bisa dilaksanakan. Yang penting linier dengan program pemerintah, termasuk RPJMD Kota Cirebon,” katanya.

 

Ia mengingatkan agar arah kebijakan partai tidak bertolak belakang dengan pemerintah daerah. Menurutnya, keberadaan partai politik merupakan bagian dari sistem demokrasi yang berfungsi mendukung pembangunan melalui kader-kadernya, baik di legislatif, eksekutif, maupun di tengah masyarakat.

 

Selain itu, Uu menyebut Muscab juga menjadi momentum untuk menyiapkan kader-kader potensial yang akan didorong menduduki jabatan publik di masa mendatang, baik di DPRD kota, provinsi, DPR RI, maupun posisi eksekutif seperti Wali kota dan wakil wali kota.

 

“Kami akan menyiapkan kader sejak sekarang, agar bisa diterima masyarakat dan juga partai politik. Karena tidak cukup hanya bagus di masyarakat, tapi juga harus diterima di partai,” jelasnya.

 

Ia mengakui tidak ada kader yang sempurna, namun yang terpenting adalah meminimalisir kekurangan agar dapat diterima berbagai kalangan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas internal partai pasca Muscab. Ia berharap tidak terjadi perpecahan akibat perbedaan pilihan dalam kontestasi.

 

“Biasanya setelah event politik lima tahunan, yang kalah bisa menimbulkan perpecahan. Saya minta siapapun yang menang harus merangkul yang kalah. Semangatnya kebersamaan, bukan hanya kemenangan,” tegasnya.

 

Dalam hal ini, Uu juga turut mengangkat filosofi “siap beda untuk bersama” sebagai semangat berpolitik. Ia mencontohkan keberagaman di DPRD Kota Cirebon yang terdiri dari berbagai partai dengan warna berbeda, namun tetap bisa bersatu dalam membangun daerah.

 

“Perbedaan itu hal yang wajar. Justru dari perbedaan itu lahir kebersamaan untuk membangun Kota Cirebon,” pungkasnya. (Roni)

Show More

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Menonaktifkan Adblock